Kecamatan Singajaya Optimis Bisa Lebih Maju

SINGAJAYA,(GE).- Bagian dari tugas camat adalah koordinasi pemerintahan di wilayah kecamatan khususnya tugas-tugas atribut dalam bidang koordinasi pemerintahan terhadap seluruh potensi pemerintahan di wilayah kecamatan. Di samping itu, juga dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban, penegakkan peraturan perundang-undangan, dan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa.

Untuk mengintensifkan fungsi koordinator itu, Camat Singajaya, Heri Junaeri, S.Sos., tidak lepas dalam berkoordinasi dengan seluruh elemen yang ada di Kecamatan Singajaya. Untuk bisa memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat, program yang didahulukan yaitu pembenahan di dalam kantor kecamatan, baik sarana prasarana maupun personalnya.

Koordinasi juga dijalin dengan pihak eksternal seperti dengan jajaran Muspika, para Kepala UPTD dan UPT termasuk dengan para kepala desa agar ada arah dan tujuan yang sama dalam memajukan Kecamatan Singajaya.

Dalam rangka membangun koordinasi, pihaknya menyelenggarakan rapat mingguan dengan berbagai elemen termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kehadiran MUI ini sekaligus untuk memberikan ceramah keagamaan di hadapan peserta rapat kurang lebih selama 15 menit.

“Perjalanan rohani itu sangat penting, terutama dalam menghadapi masalah, termasuk dalam melayani masyarakat. Insya Alloh kalau rohani kita sudah jernih, di pupuk dengan keimanan yang kuat, maka jauh dari sifat manipulasi, bahkan sekalipun korupsi,” katanya.
Camat menegaskan akan memaksimalkan personel yang ada sesuai dengan tupoksinya masing-masing dalam memberikan pelayanan kepada warga Singajaya yang jumlahnya kurang lebih 33.800 jiwa. Diharapkan personel kecamatan memiliki tanggung jawab dan tidak terjadi tumpang tindih dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, dirinya selama tidak ada rapat di tingkat kabupaten, sering dengan para Kasi dalam menjalankan tugas sehari-hari dan selalu memanfaatkan rumah dinas supaya terus berada di wilayah Kecamatan Singajaya. Begitupula untuk koordinasi dengan elemen lainnya, rutin mengadakan rapat koordinasi setiap sebulan sekali di Kantor Kecamatan Singajaya.

Mengenai pembinaan kepada kepala desa, Camat menjelaskan, mengacu kepada Undang-Undang No. 32 Tahun 2004. Dimana Camat memiliki kewenangan untuk membina dalam bentuk fasilitator, pembuatan Perdes, dan terwujudnya administrasi tata pemerintahan yang baik. Sesuai dengan PP No. 72 Tahun 2015, Camat wajib membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa dan lembaga kemasyarakatan.

“Pada saat ini yang mendapat perhatian besar ke tingkat desa yaitu memfasilitasi pengelolaan keuangan desa dan pendayagunaan dan penggunaan asset desa,” katanya.
Pihaknya akan maksimalkan dalam rapat mingguan agar kepala desa dan perangkatnya bisa menguasai pengelolaan keuangan sehingga dalam menjalankan tugas sehari-harinya sesuai dengan petunjuk dan pelaksanaan yang telah ditetapkan. “Insya Alloh kalau semua hasil musyawarah dan hasil pembinanan dijalankan, begitupula kalau ada suatu permasalahan dimusyawarahkan, tidak terlepas dari berkoordinasi, kami yakin Kecamatan Singajaya akan lebih maju,” ujar Heri.

Kecamatan Singajaya sendiri memiliki luas wilayah kecamatan seluas 4.170 ha dan terdiri dari sembilan desa yaitu Desa Ciudian, Sukamulya, Pancasura, Sukawangi, Cigintung, Mekartani, Karangagung, Singajaya, dan Girimukti.(H. Uloh)***

Heri Junaeri, S.Sos.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN