Kasus Penganiyaan Anggota TNI di Garut, Polisi Masih Periksa Sejumlah Saksi

Ilustrasi pengaiayaan. ISTIMEWA.

GARUT,(GE).-  Terkait kasus pengaiayaan Kopda  Raden Gunawan, salah seorang anggota TNI dari Komando Resor Militer (Korem) 062 Tarumanagara, Garut Polisi masih memeriksa anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Pagar.  “Kita masih periksa saksi saksi,” ujar Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, Rabu (9/05/2018).

Dijelaskannya, Polres Garut sudah menerima lima orang sipil yang merupakan anggota ormas Pagar untuk menjalani pemeriksaan hukum.  Kelimma orang tersebut statusnya masih sebagai saksi, dan belum ada nama yang ditetapkan sebagai tersangka. “Statusnya belum (tersangka) masih saksi,” katanya.

Sebelumnya, insiden penganiayaan terjadi ketika korban hendak membeli buah-buahan di Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Minggu (6/5) malam.


Korban lalu dihampiri beberapa pelaku, kemudian terjadi penganiayaan, bahkan ada salah seorang yang diduga menodongkan pistol. Para pelaku lalu melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat, dan meninggalkan korban dengan kondisi terluka di badian muka.

Pascakejadian korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan, selanjutnya dilakukan visum hingga akhirnya melaporkan ke Denpom.

Belakanggan sejumlah orang yang mengaku dari Ormas Pagar menyerahkan diri ke Denpom Garut untuk memberikan keterangan hingga akhirnya diserahkan ke Kepolisian Resor Garut.(Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI