Kasus Hukum Terhadap Anak Meningkat, Bupati : Peran Orang Tua Semakin Minim

KOTA, (GE).- Angka kekerasan terhadap anak di Indonesia per tahun 2015 ada 298 kasus anak yang berurusan dengan hukum. Sementara itu, beragam kasus yang menimpa anak-anak di Indonesia tahun ini (2016) tercatat mengalami peningkatan hingga 15%.

Terkait peningkatan kasus kekerasan atau hukum pada anak, Bupati Garut, Rudy Gunawan angkat bicara. Menurut Bupati, kian maraknya kekerasn terhadap anak ini, salah satunya disebabkan semakin minimnya peran orang tua terhadap anak.

Diungkapkannya, di Garut sendiri, kasus kekerasan terhadap anak banyak terjadi. Hingga Juni 2016 angka kekerasan terhadap anak dan perempuan mencapai 77 kasus.

“Prihatin tentunya, salah satu penyebab maraknya kasus kekerasan pada anak ini lantaran semakin jauhnya peran orang tua terhadap anak. Sebagai Bupati, tentunya saya akan berupaya meminimalisirnya. Dan bagi pelaku kekerasa terhadap anak akan dikenai sanksi tegas, tentunya.” Ungkap Rudy, di hadapan sejumlah awak media, Kamis (25/08/2016)

Diharapkannya, berbagai kasus terhadap anak ini bisa dihentikan atau diminimalisir dengan peran orang tua. Orang tua bisa lebih memperhatikan dan mengawasi tumbuh kembang anak-anak mereka dengan penuh kasih sayang.

“Karena peran orang tua menjadi ujung tombak untuk membentuk mental dan karakter seorang anak.” Tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPI) Asrorun Niam mencatat, dalam rentang bulan Januari- 25 april 2016, mencatat ada 298 kasus kekerasan pada anak.

“Tahun ini (2016) ada peningkatkan siktar 15 persen dibandingkan dengan 2015,” ungkap Asrorun. (Hakim Abdul Ghani)***