Kasus Benteng Ambruk Berlanjut, Pemkab Segera Periksa IMB di Kawasan Industri Kulit Sekaregang

GARUT, (GE).- Terkait ambruknya benteng bangunan di kawasan indutri kulit Sukaregang, Kabupaten Garut yang menewaskan dua orang warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut segera memeriksa perizinan industri kulit di wilayah Sukaregang, Kecamatan Garut Kota. Pemeriksaan ini akan dilakukan terutama masalah Izin Pendirian Bangunan (IMB) nya sebagai tindak lanjut dari kasus benteng pabrik ambruk yang menyebabkan dua warga tewas.

“Kami akan melakukan pendataan terkait IMB yang dimiliki pabrik kulit di Sukaregang,” kata Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Kamis. (06/04/2017).

Dikatakannya, perlu adanya pendalaman berbagai izin keberadaan pabrik kulit tersebut. Terlebih setelah munculnya kasus benteng roboh yang menimpa rumah warga.


“Kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, kita tunggu hasil dari kepolisian seperti apa, serta penyebabnya seperti apa,” tukasnya.
Helmi berharap, kasus tersebut menjadi pelajaran untuk memperhatikan kondisi lingkunagn sekitar sebagai tindakan antisipasi. Keberadaan industri maupun bangunan jangan sampai membahayakan lingkungan maupun masyarakat sekitarnya.

“Kasus ini harus menjadi pelajaran bagi siapapun dan dimanapun, jangan sampai kita melakukan sesuatu yang membahayakan masyarakat,” tandasnya.

Sebelumnya, pada hari Selasa (4/4/2017) dua warga setempat, Dadang (22) dan Eutik (40) tewas akibat tertimpa benteng pembatas pabrik dengan pemukiman warga di Kampung Sukaregang, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI