Kapolres Perketat Pengamanan Jelang Penetapan Hasil Pilkada Garut

KAPOLRES Garut, AKBP Budi Satria Wiguna saat melakukan Sidak pengamanan Pilkada Garut di Kantor KPU, Minggu (1/7/18).*

GARUT, (GE).- Kapolres Garut, AKBP. Budi Satria Wiguna, mengaku terus meningkatkan pengamanan jelang penetapan hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Garut. Menurutnya, semua personil yang ada di wilayah hukum Polres Garut dikerahkan untuk melakukan pengamanan.

“Sampai saat ini saya pasti kondisi keamanan di Garut masih terkendali. Penjagaan khusus untuk kotak suara ditingkatkan. Bahkan logistik dari tiap PPK dikawal oleh keamanan penuh oleh anggota yang ada di Polsek terdekat,” ungkap Kapolres di halaman KPU saat melakukan sidak pengamanan, Minggu (1/7/18).

Berdasarkan laporan, kata Kapolres, dari 47 PPK sudah menyelesaikan pleno dan menyerahkan berkas ke KPU Garut sebanyak 37 PPK. Selebihnya masih dalam proses. Proses penyerahan kotak suara dijaga ketat Polisi dan TNI serta diawasi Panwascam.


“Dari tadi pergerakan berkas sudah mulai dari beberapa kecamatan. Tinggal lima kecamatan lagi yang masih melangsungkan pleno,” ucapnya.

Ia mengintruksikan kepada anggotanya agar jangan lengah dalam melakukan pengamanan kotak suara yang saat ini sudah terkumpul di KPU. Pokoknya jangan ada yang coba-coba membuka kota suara. Semuanya digembok dan disegel.

“Saya pastikan tidak akan ada yang membuka sebelum pelaksanaan rapat pleno dilaksanakan. Jadi datanya dijamin aman,” kata Kapolres.

Rencananya, lanjut Kapolres, KPU Garut akan melaksanakan rapat pleno antara tanggal 4-6 Juni 2018. Tempatnya sedang diatur, kemungkinan besar di gedung Belanegara Tarogong Kaler Garut.

“Gedung belanegra dipilih untuk memudahkan proses pengamanan. Selain itu, lalulintas di sana cenderung lengang jadi tidak mengganggu masyarakat yang sedang beraktivitas,” pugkasnya.(Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI