Kapolres Perintahkan Anggotanya untuk Selidiki Kasus Kematian Penambang Pasir Cilopang

GARUT, (GE).- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut, AKBP Novri Turangga menegaskan, pihkanya sedang menyelidiki lebih lanjut terkait kematian seorang penambang pasir ilegal di Cilopang, Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Ya, pada prinsipinya dengan kejadian itu kita masih menyelidiki kemungkinannya bisa jelas. Ada unsur apa dibalik kejadian itu,” katanya, di hadapan sejumlah awak media, Jumat (27/1/2017).

Dijelaskannya, dengan adanya kejadian seorang warga tewas di lokasi penambangan pasir ilegal itu telah diketahui oleh pihak Kepolisian Resor Garut.


Diakuinya, Satuan Reskrim telah diperintahkan untuk menyelidiki lebih lanjut kejadian tersebut, tetapi hasilnya belum dapat dipublikasikan.

“Saya sudah perintahkan ke Kasat (Kepala Satuan Reskrim/red.), tapi belum dilaporkan, sudah dapat informasi, namun hasilnya belum dilaporkan,” tandasya.

Dtegaskannya, kawasan penambangan pasir di kaki Gunung Guntur tersebut memang sudah dilarang adanya aktivitas penambangan. Pemerintah sendiri telah menutup kawasan penambangan pasir tersebut. Bahkan telah memproses adanya pelanggaran hukum di kawasan itu.

“Kawasan itu memang dilarang ada aktivitas penambangan,” tukasnya.

Sebelumnya, dilaporkan seorang penambang pasir, Hendar (45) warga Kampung Bojong, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, meninggal dunia setelah tertimpa pohon, Rabu (25/1/ 2017) lalu. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI