Kantor PWI Garut Terbakar, Sejumlah Dokumen Penting Hangus

TARKI, (GE).- Kobaran api tiba-tiba membara di kantor PWI Perwakilan Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan No 8, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Terbakarnya kantor PWI ini diketahui sekira pukul 04.30 WIB, Jumat (02/9/2016).

Agus Somantri (46), salah seorang anggota PWI Perwakilan Garut, mengatakan api berhasil dipadamkan sebelum sempat merembet ke sejumlah ruangan lainnya, pada pukul 05.15 WIB. Ia mengatakan kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik.

“Sebenarnya ada seorang anggota PWI yang saat itu ada di kantor. Kejadian kebakaran ini sebenarnya tidak diketahui, karena teman kami yang ada di kantor sedang tertidur pulas,” kata Agus, Jumat (2/9/2016).

Beruntung, sejumlah warga yang hendak menunaikan ibadah Salat Subuh menyadarinya. Sebelum memasuki masjid yang berada tepat di belakang Kantor PWI, warga sempat mencium aroma benda terbakar.

“Saat itu warga belum sadar bahwa salah satu ruangan di kantor PWI terbakar. Mereka hanya mencium aroma benda terbakar,” tuturnya.

Peristiwa kebakaran pun diketahui setelah warga bubar meninggalkan masjid. Sejumlah saksi menyatakan melihat asap mengepul dari dalam kantor PWI.

“Warga lalu berdatangan dan mencoba membuka pintu kantor dan membangunkan teman kami yang masih tertidur. Ternyata benar, api telah berkobar di dalam ruangan Ketua PWI,” ungkapnya.

Ketua PWI Perwakilan Garut Aep Hendy menyebut, kobaran api dalam kebakaran itu menghanguskan sejumlah barang. Seluruh piagam, piala, pakaian seragam, lemari, hingga berkas dan dokumen penting PWI Garut hangus tak tersisa.

“Beberapa benda habis, komputer juga mengalami kerusakan,” kata Aep.

Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik kabel yang digunakan untuk komputer. “Penyebabnya kemungkinan akibat gigitan tikus yang memang ada di dalam ruangan ini. Sebenarnya semua kabel masih baru, tapi karena gigitan tikus, aliran listriknya menjadi bocor,” ucap Aep.

Kobaran api belum sempat membakar beberapa benda lain seperti kursi, gorden, dan meja. Warga yang berdatangan langsung berupaya memadamkan api.

“Kerugian materi akibat kejadian ini tidak besar. Namun yang jelas kami mengaku sangat berterimakasih kepada warga. Sebab berkat bantuan warga, kobaran api yang belum sempat membesar dan merambat ke ruangan lain berhasil dipadamkan,” tandasnya. (Tim GE)***