KAMMI: Pemkab Garut Belum Benar-benar Berpihak Terhadap Pendidikan

PEMKAB, (GE).- Menyikapi Hari Pendidikan Nasional, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Garut, menggelar demonstrasi di sekitar kompleks perkantoran Pemkab Garut, Selasa (03/04/2016), termasuk gedung DPRD. Dalam aksinya mereka menganggap Pemerintah Kabupaten Garut belum benar-benar berpihak terhadap sektor pendidikan.

Salah seorang aktivis KAMMI dalam orasinya menyinggung terkait kasus tindak kekerasan seorang kepala sekolah terhadap seorang guru di salah satu SMA di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

“Pemerintah harus bersikap adil dalam menyikapi masalah tersebut,” seru Ketua KAMMI Garut, Cecep Zulkifli saat berorasi di depan kantor Setda Garut.

Ia juga mempertanyakan pemerataan pendidikan yang berkualitas. Oleh sebab itu, dia menuntut transparansi anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Garut sebesar 20 persen.

“Menuntut realisasi janji kampanye bupati mengenai jaminan pendidikan nasional gratis, menuntut tindakan keras atas kasus asusila dan budaya kekerasan, menuntut kesejahteraan bagi guru honorer, peningkatan kualitas pendidikan, dan menolak sistem UN sebagai alat kelulusan,” ujarnya.

Cecep mengaku prihatin dengan penurunan alokasi perbaikan sekolah dasar. Padahal, bupati mengklaim anggaran pendidikan sebesar 30 persen, melebihi amanat undang-undang.

(Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN