Kadinsos Jabar Antarkan Puluhan Lansia Korban Banjir ke Tresna Werdha

TARKID, (GE).- Sebanyak 65 orang lansia yang sempat diungsikan akibat banjir bandang Sungai Cimanuk Garut beberapa waktu yang lalu, akhirnya dikembalikan ke rumah perlindungan sosial Tresna Werdha Garut. Tresna Werdha yang beralamat di Jalan RSUD dr. Slamet, Nomor.9 B Garut tersebut merupakan milik Dinas Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Jawa Barat, Drs. Arifin Harun Kertasaputra yang datang mengantar para lansia tersebut, mengatakan, jumlah lansia yang dikembalikan ke rumah sosial Tresna Wedha Garut itu berkurang dari jumlah saat mereka diungsikan.

“Ketika dievakuasi ke rumah sosial yang ada di daerah Ciparay Bandung, saat itu jumlahnya ada 73 orang. Tetapi ada 5 orang meninggal dunia akibat sakit, dan yang lainnya dijemput keluarganya, sehingga yang kembali ke Tresna Werdha sebanyak 65 orang.” Jelasnya.


Arifin menambahkan, rehabilitasi infrastruktur di rumah sosial Tresna Werdha Garut yang rusak akibat banjir bandang adalah salah satu alasan kuat para lansia ini di kembalikan.

“Selain itu, kalaupun pelayanan rumah sosial yang dijadikan tempat mengungsi cukup maksimal, tetapi fasilitas ruangannya terbatas. Sehingga kita harus mengembalikan ke Tresna Werdha, agar para lansia ini bisa lebih nyaman lagi. Disamping fasilitas lebih memadai, pengelolaan dan pelayanan para petugas di rumah sosial Tresna Werdha Garut di nilai cukup baik. Bahkan ke depannya, akan dilakukan perbaikan dan penambahan fasilitas di rumah penampungan lansia tersebut,” ungkap Arifin, Senin, (28/11/2016).

Kepala Balai Rumah Perlindungan Sosial Kabupaten Garut, Adang Surahmin, berharap para lansia yang kini menempati rumah sosial Tresna Werdha bisa lebih nyaman lagi. Sebagai petugas, Adang dan semua pegawai di rumah sosial Tresna Werdha berjanji akan senantiasa memberikan dan menjalankan tugasnya secara optimal.

Usai prosesi gunting pita dan penerimaan kembali puluhan lansia secara simbolis di rumah sosial Tresna Werdha, selanjutnya kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat beserta semua jajaran pegawai, melakukan monitoring di gedung penampungan warga lanjut usia tersebut. (Useu G Ramdani)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI