Kadin Jaksel Tergiur Produk Unggulan Garut

KOTA, (GE).- Menghadapi era pasar bebas, setidaknya untuk tingkat ASEAN yang ditandai dengan telah dimulainya kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dipandang perlu adanya kerja sama antar daerah untuk lebih siap dalam menghadapi persaingan dengan negara lain dalam dunia perdagangan.

Ini tersirat dalam kunjungan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jakarta Selatan ke Kabupaten Garut, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara KADIN Jakarta Selatan dengan KADIN Daerah Garut, di lokasi Perusahaan Dodol Garut Picnic, Jalan Pasundan, Garut Kota, Jum’at, (22/1/16).

Menurut Ketua KADIN Jakarta Selatan, Sony Laksono, pihaknya merasa tertarik dengan beberapa produk unggulan Garut yang sudah sangat terkenal dan tidak banyak ada di daerah lain.Ini menjadi salah satu alasan inisiatif untuk mengadakan kerjasama perdagangan dengan Kabupaten Garut melalui KADIN Garut.

“Kami sangat tertarik dengan Garut. Selain kaya dengan sumber daya alam, budaya dan pariwisata, juga banyak produk unggulan Garut yang sudah sangat terkenal, seperti kulit, minyak asiri, kopi, batik, dodol, dan beberapa komoditi lain. Maka kami akan kerjasama melalui KADIN. Dan tadi kami sudah menanda tangani MoU (Memoriam of Understanding-red), antara kami dengan KADIN Garut,” kata Sony, usai penanda tanganan MoU di Aula, Pabrik Dodol Picnic Garut, Jum’at siang.

Pasca penandatanganan MoU tersebut, kata Sony, dalam waktu dekat akan segera ditindak lanjuti dengan kerja sama perdagangan, dengan membawa produk Garut untuk dipasarkan oleh para pengusaha yang tergabung di KADIN Jaksel. “Garut ini saya kira luar biasa, disini ada industri kulit dengan kualitas baik, ada minyak asiri yang hanya satu satunya di dunia, ada kopi dengan kualitas dunia, ada batik dan mungkin ada produk produk lain yang akan kami kerjasamakan pemasarannya, baik untuk pasar Jakarta maupun pasar ekspor,” imbuh Sony.

Sementara itu, Ketua KADIN Garut, H. Deden Sofyan menyatakan kegembiraannya atas jalinan kerjasama dengan KADIN Jakarta Selatan tersebut. Menurutnya, inisiatif KADIN Jakarta Selatan untuk bekerja sama dengan Garut menunjukkan bahwa Garut menjadi daerah yang dibidik karena mempunyai produk produk unggulan yang akan mampu bersaing, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Dalam pertemuan tadi, mereka mengaku sangat tertarik dengan Garut yang punya berbagai potensi, baik sumber daya alamnya, budaya dan pariwisatanya, sehingga mereka tertarik untuk menjalin kerja sama dengan kita,” papar Deden.

Ke depan, dari nota kesepahaman tersebut, kata Deden, antara KADIN Garut dan Jakarta Selatan akan ditingkatkan kerjasama di bidang ekonomi dan perdagangan, untuk saling mendukung pemasaran produk yang dimiliki oleh kedua belah pihak.

“Kerja sama perdagangan misalnya kita bisa kerja sama dalam pameran produk. Disana disediakan stand stand untuk pameran maupun pemasaran produk produk kita, terus mungkin juga mereka memasarkan produk mereka di sini melalui kita juga,” imbuhnya.

Deden mengaku optimis, kerja sama ini akan sangat bermanfaat dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Karena, kata Deden, pada dasarnya kedua belah pihak sudah sama sama siap dan saling membantu dengan apa yang dimiliki. “Disana punya sarana dan sistem pemasaran, kita di sini punya beraneka produk yang bisa dipasarkan disana. Maka saya yakin, kerja sama ini akan segera bisa kita laksanakan,” pungkas Deden. (Slamet Timur).***