Kades Udin Bingung, Seluruh Arsip Kantor Hanyut Diamuk Cimanuk

BANYURESMI, (GE).- Selain mengakibatkan puluhan korban jiwa dan menghancurkan pemukiman warga, banjir bandang yang melanda pemukiman warga di sepanjang bantaran Sungai Cimanuk, Selasa (20/09/2016) terjangan banjir juga menghanyutkan beberapa fasilitas publik serta sejumlah arsip penting pemerintahan.

Akibat amukan Sungai Cimanuk, di Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, seluruh dokumen dan arsip penting milik pemerintahan desa setempat, baik yang sudah dicetak maupun dalam file komputer, hanyut tak tersisa.

Kepala Desa Sukaratu, Udin Hasanudin, mengatakan, pada saat terjadi banjir bandang, dirinya dengan beberapa aparaturnya, sempat mencoba menyelamatkan dokumen penting yang ada di dalam kantor desa. Tetapi, tepat pukul 2.00 WIB dini hari, air bah yang berasal dari anak sungai Cimanuk yang ada di dekat kantor desa, sudah menggenangi seluruh ruangan, dengan ketinggian diatas 1 meter. Melihat kondisi yang dianggap berbahaya, Udin memutuskan untuk mundur dan mengurungkan niatnya.


“Daripada ada korban jiwa, saat itu mendingan saya pasrah saja, semua arsip dan dokumen penting kantor hancur. Sekarang saya bingung, bagaimana mengurusi palayanan masyarakat, sementara semua dokumennya tidak telah hanyut,” ungkapnya, kepada “GE,” Kamis, (22/09/2016).

Siang harinya, usai banjir surut, Kades Udin dan semua perangkat Desa Sukaratu, mencoba mencari arsip dan dokumen yang mungkin masih tersisa. Namun semuanya sudah hilang, sebenarnya ada yang tersisa sebagian, namun sudah hancur, termasuk 3 unit komputer yang menyimpan semua file dan data pemerintahan desa. Dari dampak banjir ini, untuk sementara pelayanan kepada Masyarakat Desa Sukaratu otomatis menjadi terkendala. (Useu G Ramdani/ Hendra)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI