Kabar Gembira! Pemkab Garut Akan Cairkan Gaji ke-14 Sebelum Lebaran

PEMKAB, (GE).- Menghadapi lebaran tahun ini, bagi kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) agaknya bisa bernafas lega. Pasalnya pemerintah telah merencanakan pemberian gaji ke-14 sebagai pengganti istilah Tunjangan Hari Raya (THR), yang dijadwalkan akan cair sebelum perayaan Idul Fitri 1437 Hijiriah. Masing masing PNS akan menerima sebesar gaji pokok yang biasa diterima. Untuk ini, diperkirakan akan menghabiskan kocek APBD 2016 sebesar Rp. 60 Milyar.

Menurut Kepala Bidang Anggaran, Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Asset (DPPKA) Kabupaten Garut, Agus Ismail, pemeberian gaji ke-14 kepada PNS merupakan pelaksanaan dari kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-AB). Pemberian gaji ke-14 merupakan yang pertama kalinya diberikan kepada PNS.

Agis menambahkan, semula pemberian gaji ke-14 akan diberikan pada minggu ke-2 bulan Juli 2016, namun menyusul surat edaran Kemenpan yang baru, rencananya Pemkab Garut akan membayar gaji ke -14 bagi PNS ini sebelum Idul Fitri. “Berdasarkan surat edaran tersebut, gaji ke- 14 akan dibayarkan lebih dulu sebelum gaji ke 13. Jadi gaji ke-14 diberikan sebagai pengganti THR bagi PNS,” kata Agis, Minggu (12/6/16).

Lebih lanjut Agis menjelaskan, pemberian gaji ke-14 untuk PNS ini bukan tanpa alasan. Semula pemerintah berencana menaikkan gaji PNS, namun kebijakan tersebut diurungkan, dan sebagai pengganti kebijakan tersebut, pemerintah memberikan gaji ke-14 yang diberikan menjelang lebaran sebagai pengganti THR. “Ini juga mungkin alasannya, gaji ke-14 diberikan lebih dulu daripada gaji ke-13,” imbuh Agis.

Bagi Pemkab Garut sendiri, tutur Agis, pemberian gaji ke-14 bagi PNS memang menjadi beban tersendiri. Dengan total anggaran yang harus dibayarakan senilai Rp.60 Milyar ini, dengan sendirinya akan mempengaruhi struktur belanja APBD tahun 2016. “Karena kebijakan ini boleh dibilang bersifat mendadak dan harus kami laksanakan, maka dengan sendirinya akan mempengaruhi program kegiatan yang sudah direncanakan. Tidak menutup kemungkinan beberapa kegiatan yang sudah direncanakan jadi batal dilaksanakan atau ditunda, karena anggarannya tersedot untuk ini (gaji ke-14-red),” paparnya.

Namun demikian, lanjut Agis, karena memang ini kebijakan pemerintah pusat, maka bagaimanapun Pemkab akan membayarkan sesuai intruksi dari pemerintah pusat. “Lagi pula dari Dana Alokasi Umum (DAU) itu memang termasuk hitungan di dalamnya adalah untuk gaji PNS. Insya Alloh, sekitar seminggu sebelum lebaran gaji ke-14 untuk PNS ini akan dibayarkan,” pungkas Agis. (Slamet Timur).***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN