Jika Tidak Ditutup Pemerintah, FPI Garut Selatan Ancam Tutup Tempat Hiburan Malam dengan Cara Sendiri

Ratusan aktivis FPI Garut Selatan, saat melakukan aksinya di halaman Kantor Kecamatan Caringin, Senin (16/05/2016)/ Deni.'GE.'

CARINGIN, (GE).- Ratusan masa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI ) wilayah Garut Selatan mendatangai kantor Kecamatan Caringin, Senin (16/5/2016). Aksi yang digelar ratusan aktivis ini diantaranya dengan melakukan orasi. Tuntutan yang mereka sampaikan diantaranya, mendesak pemerintah, khususnya Muspika Caringin segera menutup tempat tempat hiburan malam, seperti karaoke terselubung.

Ketua FPI Garut, Ustadz Sulaeman, menilai tempat hiburan, khususnya di kawasan Garut Selatan itu selain tidak memiliki izin resmi, juga sering dijadikan tempat maksiat, praktek prostitusi dan peredaran miras.

Dikatakannya, menjelang datangnya bulan suci Ramadhan tahun ini diharapkan masyarakat bisa menjaga kesucian Ramadhan. Untuk menjaga kesusian Ramadhan ini, Ustadz Sulaeman menegaskan, salah satunya dengan menutup segala macam tempat hiburan yang merupakan salah satu jalan munculnya berbagai jenis kemaksiatan.

“Jangan biarkan warga kita terjerumus ke dalam kemaksiatan. Dan apabila Muspika Kecamatan Caringin tidak segera menutupnya, atau tidak ada tindak lanjutnya. Tentunya kami akan menutup tempat tempat maksiat tersebut dengan cara kami sendiri!” Tandasya.

Setelah menggelar aksi damai dan berorasi, salah seorang perwakilan dari FPI meminta bedialog dengan pihak Muspika. Dan saat itu juga, perwakilab dari FPI diterima langsung oleh Camat Caringin, Drs. H. Engkos Hardi, S. BA. Untuk kemudian melakukan dialog di dalam kantor kecamatan.

“Setelah kami berdialog dengan ketua FPI, akhirnya ada kesepakatan tertulis yang ditanda tangani oleh Kapolsek Caringin, Danramil, Ketua MUI, serta ketua FPI Garut.” Ungkap Camat Caringin.

Camat Engkos menyebutkan, akan menyampaikan hasil kesepakatan bersama ini ke pihak Pemkab Garut, melalu Satpol PP Garut untuk segera menindak lanjuti dan menutup tempat tempat hiburan malam, seperti karaoke dan sejenisnya yang ada di wilayah Garut Selatan.

Setelah selesai berdialog dengan pihak Muspika Kecamatan Caringin. Ratusan massa FPI kemudian melanjutkan aksi konvoi damai dan orasi ke kawasan wisata Pantai Rancabuaya dengan kawalan ketat aparat kepolisian dari Sektor Caringin. (Deni-Siti) ***