Jenazah Diangkut Mobil Ranger Polisi, Bupati Garut Salahkan Pemborong

PEMKAB, (GE).- Peristiwa jenazah diangkut mobil ranger Polsek Cisewu telah sampai ke telinga orang orang nomor satu di Garut. Menanggapi hal tersebut Bupati Garut, Rudy Gunawan mengaku prihatin.

“Saya ikut prihatin atas peristiwa tersebut. Akan saya tinjau langsung,” kata Rudy Gunawan.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengaku prihatin dengan kabar adanya jenazah warga di Desa Cikarang, Kecamatan Cisewu yang diangkut menggunakan mobil ranger Polsek Cisewu. Apalagi hal tersebut diakibatkan masalah infrastruktur.

Menurut Rudy, jalan di Desa Cikarang telah diperbaiki dengan menggunakan anggaran tahun 2015. Besaran biaya yang dikeluarkan Pemkab Garut untuk perbaikan jalan di Cikarang mencapai Rp 5,7 miliar.

“Besok (hari ini) akan saya cek ke sana (Cikarang). Kebetulan saya memang ada agenda ke Talegong dan Cisewu. Nanti saya lihat kondisi di sana seperti apa,” ujar Rudy usai menghadiri undangan Kepala Kejari Garut di rumah Dinas Kejari, Jalan RSU dr. Slamet, Kamis (18/8).

Rusaknya kondisi jalan di Cisewu tersebut, tutur Rudy, sudah dilaporkan kepadanya beberapa waktu lalu. Rudy akan meninjau secara langsung agar bisa mengetahui penyebab kerusakan jalan.

“Memang ada beberapa laporan ke saya soal kondisi jalan di sana. Makanya harus segera dilakukan tindakan,” ucapnya

Rusaknya jalan di Desa Cikarang, diakui Rudy juga sudah ada yang melaporkannya ke Kejari Garut. Rudy mempersilakan dan menghormati pelaporan tersebut. Apalagi pihak pemborong, lanjut Rudy, juga terkesan asal-asalan dalam pengerjaan proyek.

“Ini kan masih dalam masa pemeliharaan jalannya oleh pemborong. Selama satu tahun pemeliharannya juga. Jadi masih tanggung jawab mereka. Nanti akan saya tegur,” katanya.

Saat akan diperbaiki, Rudy mengusulkan agar jalan dilakukan betonisasi. Bukan dengan pelapisan aspal agar bisa lebih awet. Namun warga di Cikarang menolaknya karena jalan harus ditutup selama tiga bulan.

“Warganya juga bandel. Itu kan harusnya pakai betonisasi tapi warganya malah keberatan. Apalagi medannya berat dan dipakai lalu lalang truk,” ujarnya. Farhan SN***