Jelang UNBK 2017, Sejumlah Sekolah di Garut Masih Minim Sarana

GARUT, (GE).- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2017 tingkat SMA/SMK akan dimulai pada tanggal 3 April mendatang. Namun, sejumlah kendala tampaknya masih  menggelanyuti. Hal inilah yang dirasakan sejumlah sekolah di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Salah satu kendala yang dihadapi yaitu terbatasnya saranan penunjang UNBK. Fasilitas komputer dan akses internet menjadi syarat wajib dalam ujian sistem online tersebut. Dampak dari keterbatasan sarana ini, sejumlah sekolah di Garut terpaksa harus menggelar UNBK gabungan dengan  sekolah lain yang sudah siap dengan sarananya.

Kepala SMKN 1 Garut, H. Dadang Johar Arifin, menyebutkan fasilitas komputer di sekolahnya akan digunakan oleh enam sekolah lain. Pasalnya di enam sekolah tersebut fasilitasnya belum memadai untuk menggelar UNBK.


“Untuk SMK di Garut yang akan melaksanakan UNBK itu ada 90 sekolah. Sebanyak 14 di antaranya merupakan SMK negeri. Dan ada enam sekolah lain yang akan digabungkan di sini (SMKN1 Garut/red), ” ucapnya.

Jadwal pelaksanaan UNBK di bulan April pun dibedakan antara SMA dan SMK. Hal itu dilakukan pemerintah agar sekolah yang sudah memiliki fasilitas untuk UNBK bisa membantu sekolah lain. Sehingga anggaran untuk ujian pun bisa lebih efisien.

“Saya juga sudah menawarkan ke sekolah lain untuk menggunakan fasilitas di sekolah kami. Apalagi pemerintah menginginkan agar semua sekolah bisa melaksanakan UNBK,” katanya.

Diakuinya, untuk menghadapi pelaksanaan UNBK, pihaknya sudah menyiapkan 400 sampai 450 unit komputer.

“Ada 812 siswa di sekolah ini (SMKN 1 Garut/red) yang akan menjadi peserta UNBK. Kami juga sudah menyiapkan jaringan internet dan listrik untuk pelaksanaan UNBK,” jelas Dadang, Kamis (9/3/2017).

Untik mengantisipasi terjadinya gangguan listrik, pihaknya telah menyiapkan genset. Selain itu, akses internet dan servernya juga sudah diperkuat agar tidak menjadi kendala saat pengerjaan soal. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI