Jelang Pilkada Serentak 2018, KPUD Garut Minta Tambah TPS

GARUT, (GE).- Menjelang dihelatnya pemilihan kepala daerah (Pikada) serentak 2018, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Garut meminta jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) ditambah.

Menurut Komisioner KPUD Kabupaten Garut, Ade Sudrajat, jumlah TPS pada pemilihan umum (Pemilu) terakhir di saat penambahan jumlah penduduk terjadi, akan memengaruhi tingkat partisipasi pemilih.

“Jika jumlah TPS masih sama dengan Pemilu terakhir, itu tidak akan ideal. Harus diperhatikan adanya penambahan penduduk,” katanya, Kamis (9/2/2017).


Dijelaskannya, penurunan partisipasi pemilih bisa disebabkan beberapa hal, semisal jarak lokasi TPS dengan tempat tinggal pemilih serta jumlah hak pilih per TPS. Jika jumlah TPS untuk Pilkada serentak 2018 sama dengan saat Pemilu terakhir, dipastikan akan terjadi penambahan pemilih per TPS.

“Perlu dipertimbangkan aspek geografis di pelosok, jarak dan terjalnya medan seperti apa, lalu lokasi permukiman warga di sebuah desa dengan permukiman yang lain berjauhan,” jelasnya.

Ade mencontohkan, di selatan Garut, ada suatu wilayah yang ongkos ojek sekali berangkat bisa sampai Rp 50 ribu. Pulang pergi jadi Rp100 ribu. Dengan kondisi seperti ini tentunya warga akan berfikir dua kali untuk datang ke TPS.

Dari catattannya, pada Pilpres 2014, tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Garut adalah sebesar 70 persen. 30 persen sisanya sebagian disebabkan oleh alasan jarak TPS dengan tempat tinggal warga.

Pada Pilkada serentak 2018 mendatang, warga Kabupaten Garut akan memilih pasangan Bupati dan Wakil Bupati Garut, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Pelaksanaan Pilkada serentak 2018 itu dibiayai dana sharing antara Pemkab Garut dan Pemprov Jabar.

“Dasar perkiraannya dari Pilpres 2014, karena rentang waktu empat tahun dengan sekarang itu kemungkinan besar ada penambahan jumlah penduduk,” katanya.

Dengan dasar itulah, Ade menyebut, asumsi sementara penambahan jumlah penduduk di Pilkada serentak nanti adalah sebanyak 500 ribu jiwa. Pada Pilpres 2014 lalu, jumlah pemilih di Kabupaten Garut tercatat sebanyak 1,8 juta jiwa. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI