Jelang Pilkada Serentak 2018, Deklarasi Damai Digelar di Wanaraja

GARUT,(GE).- Beberapa tamu undangan perwakilan tim kampanye pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur serta Bupati- Wakil bupati pada Pilkada serentak 27 Juni 2018, hadir dalam gelar deklarasi damai di aula gedung serbaguna Wanaraja, Rabu (16/2/18).

Selain tim kampanye dan pengurus parpol, dalam acara tersebut hadir pula beberapa elemen masyarakat, mulai dari kalangan penyelenggara, unsur ulama, organisasi kepemudaan, Panwaslu serta perwakilan tokoh masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Aneu Nursyifa selaku ketua PPK Kecamatan Wanaraja mengajak semua pihak untuk sama-sama memikul rasa tanggung jawab guna terwujudnya Pemilukada yang jujur dan berintegritas. Disampaikanya, sukses dalam penyelenggaraan Pemilukada mendatang adalah bidikan utama. Kendati demikian, pihaknya menegaskan untuk target tersebut, bukanlah semata menjadi tugas PPK melainkan perlunya ada kesinambungan seluruh unsur pendukung.

“Ada 75 Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) di seluruh wilayah Kecamatan Wanaraja yang nantinya siap menjadi wadah penyelenggaraan Pemilukada. Tentunya kita, dalam hal ini selaku penyelenggara senantiasa berupaya menyuguhkan yang terbaik. Namun, guna mencapai tujuan sukses tersebut, perlu adanya sinergitas dari seluruh komponen dari mulai penyelenggara, Panwaslu, aparatur keamanan, Muspika dan masyarakat pada umumnya,” ungkapnya.

Sementara itu, komisioner Panwaslu Kecamatan Wanaraja, Asep Burhanudin,S.Pd.I menyampaikan respon positifnya. Menurutnya, Panwaslu dalam perananya sebagai fungsi pengawasan bersiap dan sigap untuk menciptakan pesta demokrasi yang jujur dan berkeadilan.

” Khusus menyikapi tahapan kampanye tanggal 15 Februari 2018, kita dari Panwaslu Kecamatan Wanaraja akan senantiasa melakukan pengawasan yang maksimal supaya pelaksanaan kampanye bisa sesuai degan perundang-undangan. Diantaranya perihal pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), Kampanye yang mengandung isu sara, serta politik uang. Semua akan kita sosialisasikan. Khusus untuk politik uang, Panwas senantiasa menekankan, bahwa memilih pemimpin itu harus memakai mata hati, bukan mata uang. Deklarasi kampanye damai ini mudah- mudahan bisa menjadi langkah awal demi terciptanya kampanye pemilukada serentak yang sesuai perundang-undangan,” ungkap Asep Burhanuddin.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Wanaraja, Ganda Permana bersama Danramil dan Kapolsek yang nampak hadir memberikan dukungannya. Camat mengajak seluruh komponen menjaga stabilitas keamanan selama tahapan Pemilukada 27 Juni 2018 mendatang.

“Apa yang tengah diperjuangkan oleh para kandidat bersama tim kampanye saat ini adalah bentuk ikhtiar politik dalam rangka menjemput takdir. Untuk itu, saya berpesan dalam momentum deklarasi damai ini, upaya menjemput takdir tersebut hendaklah ditempuh dengan cara-cara yang sehat, patuh terhadap undang-undang, serta serta senantiasa saling menghormati. Alhamdulillah ikrar damai telah kita laksanakan, sehingga pada akhirnya sama sama kita berharap agar Pemilukada tahun ini dapat terselenggara dengan damai,” ungkap Camat.

Pada acara yang berlangsung sederhanan namun khidmat tersebut, ditandai dengan pembacaan fakta integritas dan ikrar damai oleh salah seorang perwakilan tim kam panye pasangan calon Bupati dan Wakil Garut. (Doni Melody)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI