Jelang Pilkada Garut, Helmi Budiman: “Hingga Saat Ini Saya Belum Memutuskan”

GARUT, (GE).- Seolah tak mau terpancing dengan bermunculannya sejumlah nama yang secara resmi sudah mendeklarsaikan untuk mencalonkan diri pada ajang Pilkada Garut 2018. Helmi Budiman, salah satu politisi Partai Keadailan Sejahtera (PKS) yang kini masih menjabat sebagai wakil bupati Garut, tampaknya masih terlihat “santai.”

“Saya dengar memang banyak nama yang bermunculan menjelang Pilkada di Garut ini. Biarain saja itu hak mereka. Kalau saya sendiri terus terang hingga saat ini belum bisa memutuskan apakah akan nyalon menjadi wakil bupati atau menjadi bupati,” tukasnya, Kamis (31/8/2017).

Helmi mengakui, saat ini dirinya masih menunggu intruksi dari DPP PKS terkait pencalonan dirinya di Pilkada 2018. Keputusan apakah PKS akan mengusung dirinya kembali atau tidak, itu pun sepenuhnya kewenangan DPP.


Sementara itu, menanggapi isyu bahwa Bupati Garut Rudy Gunawan yang dianggap telah mencuri start dengan mendaftarakan diri ke Partai Gerindra. Helmi mengaku tak mau ambil pusing. Begitu pun dengan isu yang mengatakan bahwa Partai Golkar Jabar telah resmi merekomendasikan Rudy Gunawan sebagai cabup Garut.

“Kalau masalah rekomandasi Golkar untuk Pak Rudy, itu kan sikap Golkar. Untuk lebih jelasnya silahkan langsung ditanyakan kepada Golkar,” tandasnya.

Helmi mengungkapkan, sampai saat ini antara dirinya dan Rudy Gunawan tidak ada permasalahan yang serius. “Sampai saat ini komunikasi kita baik. Pak Rudy juga menempatkan dan memposisikan saya sebagaimana layaknya wakil bupati, dan saya juga sangat menghormatinya,” katanya.

“Bagi saya, ini juga bagian dari sebuah dinamika apakah betul Pak Rudy diusung Partai Golkar? Kita juga kan tahu kalau selama ini Pak Rudy itu diusung Partai Gerindra,” ujarnya.

Helmi menilai, apa yang berkembang selama ini hanyalah dinamika partai. Tidak ada kaitannya dengan masalah optimis atau pesimisnya dirinya sebagai petahana. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI