Jelang Pilkada 2018, KPU Garut Catat Puluhan Ribu DPS Tidak Terdata di Disdukcapil

GARUT, (GE).- Menjelang perhelatan pilkada serentak 2018 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut mencatat ada puluhan ribu Daptar Pemlih Sementara yang tidak/ belum terdata di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Garut.

Pihak KPU Garut mencatat , sedikitnya ada 36.989 warga Garut yang terdaftar di DPS tidak terdata di Disdukcapil. Dengan tidak masuknya warga dalam DPS itu menjadikan mereka tidak dapat masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Garut.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Garut, Hilwan Fanaqi, ke 36 ribuan warga itu dipastikan ada orangnya, tapi di Disdukcapil setelah dicek invalid atau tidak ditemukan datanya.


“ Petugas dari kita (KPU Garut/red.) kemudian langsung melakukan pendataan kembali untuk ditetapkan sebagai DPT. Tetapi saat petugas kita melakukan pendataan, justru menemukan adanya warga yang memiliki hak pilih bahkan sudah ber-KTP elektronik, tetapi di Disdukcapil Garut tidak muncul data orang tersebut,” ungkapnya, Jumat (27/4/18).

Dijelaskannya, dari catattan petugas coklit (pencocokan dan penelitian) ada orangnya dan memenuhi syarat sebagai pemilih tapi di Disduk tidak ada data. Deengan demikian KPU Garut tidak dapat memaksakan DPS tersebut untuk masuk ke DPT sebelum Disdukcapil Garut membetulkan administrasi kependudukan 36.989 orang tersebut.

“KPU Garut menyerahkan penanganan administrasi kependudukan itu ke Disdukcapil dan menghimbau warga untuk mau mengurusnya agar terdata di Disdukcapil,” katanya.
Menurutnya ke 36.989 penduduk itu masih dapat menyalurkan hak suaranya dengan membawa KTP eletronik dan Surat Keterangan (Suket) kependudukan saat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Mereka masih bisa menggunakan hak pilihnya, asalkan sekarang segera mengurusi masalah administrasi kependudukannya hingga batas akhir pemilihan nanti 27 Juni,” tukasnya.

Sebelumnya, KPU Garut telah menetapkan DPS untuk Pilkada Garut dan Provinsi Jawa Barat 2018 sebanyak 1.835.412 jiwa tersebar di 42 kecamatan. Rinciannya ada 933.226 laki-laki, dan 902.186 perempuan. Angka DPS itu mengalami penurunan dalam penetapan jumlah DPT menjadi 1.801.630 jiwa dengan rincian 915.898 laki, dan 885.732 perempuan tersebar di 4.179 TPS. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI