Jelang Perayaan Tahun Baru, Jajaran Polres Garut Gagalkan Peredaran Ribuan Botol Miras

KARPAW, (GE).- Memasuki tahun baru 2016 jajaran Polres Garut mengantisipasi peredaran minuman keras (Miras). Rabu pagi, Polres Garut berhasil menggagalkan peredaran ribuan botol minuman keras berbagai merek. Selain itu Polisi juga menahan dua orang pengedarnya.

Kapolres Garut, AKBP Arif Budiman didampingi Kapolsek Kadungora, AKP Apri Rachman, menuturkan sebanyak 3030 botol miras di dalam 140 dus berhasil diamankan. Pihaknya mendapat informasi jika satu mobil boks akan mengangkut miras ke arah Garut.

“Saat melintas Kadungora mobil tersebut berhasil dihentikan. Saat diperiksa kami menemukan ribuan botol miras. Mirasnya berasal dari Bandung,” ujar Arif di Mapolres Garut, Selasa (9/12).

Rencananya ribuan botol miras, lanjut Arif, akan diedarkan di wilayah Garut. Dua orang pelaku juga diamankan untuk pengembangan lebih lanjut.

“Dua orang yang ditangkap hanya bertugas untuk mengantarkan barang. Kami terus melakukan pengembangan untuk mengetahui asal barangnya,” katanya.

Dua pelaku yang diamankan, tutur Arif, berinisial AE (32) dan AN (25). Selain itu satu mobil boks Mistsubishi Colt L 300 bernomor polisi D 8274 DV juga diamankan di Mapolsek kadungora.

Menurut Arif, razia miras akan rutin dilakukan terutama memasuki musim liburan. Apalagi pada tahun lalu miras oplosan di Garut sudah memakan belasan korban. Antisipasi munculnya korban akibat miras harus dicegah.

“Kilas balik tahun lalu akibat mengoplos miras sudah banyak korban. Untuk mengatasi itu Polres Garut segera menindaklanjuti. Kami juga menyatakan perang terhadap miras,” ucapnya.

Peredaran miras diakui Arif menjadi prioritas. Apalagi akan memasuki libur natal dan tahun baru. Kepolisian pun terus mengupayakan pemberantasan miras. Pasalnya banyak yang menjual miras secara sembunyi-sembunyi.

Kedua pelaku melanggar Perda Kabupaten Garut nomor 2 tahun 2008 pasal 8 junto pasal 24 tentang anti perbuatan maksiat. Para pelaku bisa diancam kurungan tiga bulan dan denda paling banyak Rp 50 juta. Farhan SN ***