Jelang Pencoblosan, Aktivis Senior Garut Alumni FPPMG Gelar Halal Bihalal

TARKI – Jelang hari pencoblosan kepala daerah di Garut, sejumlah aktivis Garut yang dulunya tergabung dalam wadah Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa Garut (FPPMG) pada tahun 1990-an, Minggu (24/6/2018), berkumpul menggelar halal bihalal di Pondok Pesantren ath-Thoriq di Kp Citeureup Kelurahan Sukagalih pimpinan Ustad Iqbal Lukmanurdin.

Tampak hadir diantara yang hadir aktivis senior Toni Munawar yang biasa dikenal dengan Kang Tonton yang dikenal sebagai sesepuh Partai Golkar Garut, Hasanudin aktivis partai PDIP bersama Agus Ghandi, Zam Zam Zomantara aktivis partai PPP, Galih F Qurbany aktivis partai PKB, Agus Kapal dari partai Gerindra, Heri Rustiana dari partai Demokrat serta Asep Maher aktivis partai Hanura serta beberapa tokoh pergerakan Garut lainnya.

Ustad Ibang Lukmanurdin, pimpinan Pondok Pesantren Ath-Thoriq yang juga salah satu tokoh FPPMG mengungkapkan, pertemuan ini digelar tidak ada kaitannya dengan ajang Pilkada yang beberapa hari lagi dilaksanakan. Pertemuan ini hanya sekedar silaturahmi kawan lama yang dulu pernah berjuang dan berkumpul bersama dalam wadah FPPMG.


Toni Munawar, salah satu sesepuh FPPMG menegaskan, kumpulnya kawan-kawan FPPMG ini menjadi satu ruang refleksi bagi semua akan apa yang menjadi perjuangan FPPMG 20 tahun lebih lalu. Apalagi, saat ini para alumni FPPMG pun telah menyebar di tempat-tempat berbeda.

Toni berharap, kedepannya silaturahmi antar kawan-kawan FPPMG ini bisa digelar secara rutin agar silaturahmi bisa lebih terjaga antar sesama alumni FPPMG. Apalagi, ada nilai-nilai perjuangan yang sama yang pernah diusung oleh kawan-kawan FPPMG.

Galih F Qurbany, aktivis partai PKB berharap kumpulnya para alumni FPPMG ini bisa lebih meningkatkan rasa silaturahmi antar sesama anggota FPPMG dan harus ada sebuah peringatan hari lahir FPPMG yang digelar rutin tiap tahun untuk mengingatkan Marwah perjuangan FPPMG.

Hasanudin, aktivis partai PDIP menegaskan tali persaudaraan antar sesama anggota FPPMG tidak pernah terputus meski saat ini masing-masing telah memiliki ruang perjuangan masing-masing. Hasanudin mengingatkan, dunia pergerakan saat ini telah banyak mengalami perubahan oleh karenanya kawan-kawan aktivis FPPMG penting untuk bisa berkumpul secara rutin. (*)

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI