Jelang Liga Nusantara 2017, Puluhan Pemain Lokal Ikut Seleksi Persigar

GARUT, (GE).- Jelang kompetisi Liga Nusantara yang rencananya akan digulirkan Maret (2017) mendatang, Persatuan Sepakbola Indonesia Garut (Persigar) sudah melakukan seleksi pemain tahap pertama dari tiga tahap yang akan dilaksanakan. Dalam tahap pertama ini, seleksi yang dilaksanakan selama dua hari diikuti 90 pemain lokal Garut, dengan usia pemain dibawah 23 tahun.

Dari seluruh pemain yang ikut seleksi tersebut, menurut pelatih Persigar, Adnan Mahing, 30 pemain dinyatakan lolos untuk tahap selanjutnya.” Dari tahap awal ini kita ambil 30 pemain untuk mengikuti test selanjutnya. Dan kita pun akan melakukan seleksi terhadap pemain dari luar Garut,” tutur mantan asisten pelatih Rahmad Darmawan itu.

Menurut mantan pemain Persija Jakarta ini, banyak pemain luar Garut, baik dari Bandung, bahkan dari Jawa yang minat bergabung dengan Persigar. Namun dirinya akan memprioritaskan pemain asli Garut, jika kemampuan pemain dari luar Garut itu tidak lebih baik dari pemain lokal.


” Pemain dari luar Garut tetap hasrus mengikuti seleksi, kita tidak akan asal rekrut dan jika kemampuan mereka tidak lebih dari pemain asal Garut, kita akan prioritaskan yang dari Garut,” ujarnya.

Pelatih kelahiran Kupang, Nusatenggara Timur, yang pernah bermain untuk tim-tim yang berlaga di Indonesia Super Legue (ISL) itu, menilai kualitas para pemain lokal Garut ini cukup baik. Hanya saja kata Dia, jarangnya kompetisi di Kota Dodol ini, kemampuan pemain jadi kurang teruji.” Dari cara bermain dan ketahanan pisik pemain cukup bagus, tapi karena jarang ada kompetisi, jadi kemampuannya kurang terasah,” katanya.

Pelatih yang sudah memiliki lisensi C dari Asian Football Confederation (AFC) itu dibantu pelatih pisik yang pernah menangani Tim Semen Padang, Hisyam, yang asli Garut. Menurut Adnan yang beristrikan orang Garut itu, belum mau menyebutkan nama-nama pemain luar Garut yang akan mengikuti seleksi.” Namanya tidak bisa saya sebutkan, karena komunikasinya jugan bukan dengan pemain, tapi dengan pelatihnya,” tandasnya.

Pelatih yang kini sudah jadi warga Garut itu, berjanji tidak akan mengakomodir pemain titipan dari siapapun.” Insya Alloh kita tidak akan terima titipan, kecuali kualitasnya luar biasa dan sesuai dengan persyaratan. Ini sudah jadi komitmen manjemen Persigar,’ tegasnya.

Ditambahkannya, meski kondisi lapangan Jayaraga yang dijadkan tempat selesi ini jelek, namun Ia dan pelatih fisiknya bisa melihat kemampuan setiap pemain. (Jay)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI