Jaring Atlet Sepak Bola Berbakat, PSSI Garut Gelar Kompetisi U-13 dan U-15

SIMBOLIS, disaksikan Camat Bayongbong, Santari. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Kuswendi melakukan tendangan pertama menandai dibukannya kompetisi sepak bola U-13 dan U-15 di lapangan sepak bola Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Kamis (12/04/18)/ foto: Hendra YG/GE.***

GARUT, (GE).- Sebagai upaya menjaring pesepak bola berbakat, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Garut menggelar kompetisi PSSI U-13 dan U-15. Kompetisi sepak bola kelompok usia remaja ini secara resmi dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si., di lapangan sepak bola Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (12/04/18).

Sedikitnya ada 31 tim yang akan beradu kekuatan untuk menunjukkan siapa yang akan merajai tim untuk kelompok usia remaja di Kota Intan ini. Dari kompetisi ini nantinya akan dijaring klub dan pemain terbaik untuk berlaga di kompetisi tingkat Jawa Barat.

Kuswendi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kepada pengurus PSSI Garut yang telah mengadakan kompetisi ini. Diharapkannya kompetisi ini bisa meningkatkan prestasi cabor sepak bola di Garut.


” Tentunya kita berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan prestasi klub sepakbola yang saat ini sedang berkembang. Dengan banyaknya klub dan SSB usia dini diproyeksikan bisa menjaring talenta sepak bola terbaik di Garut,” katanya.

Kadispora mengusulkan agar kompetisi ini bisa digelar 1 atau 2 kali dalam setahun. Dengan kompetisi yang simultan diharapkan akan muncul pesepak bola andalan dari tahun ke tahun.

“Sepak bola merupakan cabor yang mahal, oleh karenanya kami mengimbau kepada para pengusaha agar Corporate Social Responsibility (CSR) diberikan kepada cabor ini (sepakbola),” ujar Kuswendi.

Sementara itu, pengurus PSSI Garut, Omas, menyebutkan, sebanyak 31 klub dipastikan akan mengikuti pelaksanaan kompetisi ini. Pembagian pool 1 sampai 6 untuk kelompok U-13, sedangkan pool 7 sampai 10 untuk kelompok U-15.

Menurut Omas, kompetisi PSSI U-13 dan U-15 bisa dijadikan wahana untuk memantau perkembangan semua pemain di Garut. Semua pemain yang bertlaga dalam kompetisi ini merupakan putra asli Garut yang diproyeksikan menjadi pemain tim masa depan.

“Pelaksanaan kompetisi dijadwalkan selama beberapa hari. Pembukaan mulai tanggal 12 dan selesai 28 April mendatang. Semua pemain merupakan warga yang berdomisili di Kabupaten Garut. Salah satu tujuan dari kompetisi ini adalah melihat potensi pemain muda yang bisa diandalkan di masa mendatang,” katanya. (Hendra YG)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI