Jalur Kereta Api Cibatu Garut Kembali Dibuka, 1500 Rumah akan Ditertibkan

GARUT, (GE).- Jalur kereta Cibatu-Cikajang sejak tahun 1983 resmi dihentikan operasional oleh Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA). Setelah 35 tahun tertidur, kini jalur kereta api Cibatu-Garut akan diaktifkan lagi.

Namun jalur dan tanah PT KAI sekarang, sudah berubah menjadi bangunan rumah warga dan ada juga yang dijadikan pasar tradisional. Oleh sebab itu, berdasarkan data yang diperoleh PT KAI akan ada 1500 rumah yang akan ditertibkan untuk aktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut.

“Saya pastikan tahun 2019 jalur kereta api Cibatu-Garut sudah mulai bisa digunakan. Jadi kalau warga Garut ingin ke Bandung bisa naik kereta dari stasion Garut ini,” kata Kepala Daop II Bandung, Saridal, saat melakukan peninjauan di Stasion Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (19/9/18).


Saridal, menyebutkan sejak sepekan lalu pihaknya telah melakukan pendataan jalur Cibatu-Garut. Hasilnya ada sekitar 1.500 rumah yang berdiri di atas jalur KA.

“Ada tiga stasiun dan sembilan halte yang melintasi Cibatu-Garut. Tiga stasiun itu yakni Cibatu, Wanaraja, dan Garut,” ujarnya.

Pada bulan Desember, pihaknya akan segera melakukan penertiban rumah di lahan milik PT KAI. Untuk jalur Garut-Cikajang, lanjutnya, akan menjadi tahap berikutnya.

“Sekarang Cibatu-Garut dulu. Jadi orang Garut mau ke Bandung nanti lebih mudah. Yang Garut-Cikajang tahap selanjutnya,” katanya.

Saridal menambahkan, pembukaan jalur Cibatu-Garut menjadi prioritas utama dibanding jalur lain. Seperti Bandung-Ciwidey atau Rancaekek-Tanjungsari. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI