Jalan Berlubang Terus Bertambah, Bupati : Kita Telah Anggarkan Rp 18 Miliar untuk Pemeliharaan

SALAH seorang pengendara roda dua terperosok ke dalam lubang jalan di Kecamatan Wanaraja, Garut, Jawa Barat, Rabu (11/1/2017).*

GARUT, (GE).- Intensitas hujan yang belum reda memperparah kerusakan di beberapa ruas jalan utama di kota Garut. Telatnya perbaikan, menjadikan jalan berlubang beryambang di sana sini. Kenyataan ini tentunya dikeluhkan pengguna jalan.

Dadan Ramdhan (41) sdalah seorang pengguna jalan warga Keluarah Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, Garut, mengatakan, jalan terlalau lama dibiarkan rusak sehingga semakin bertamabah rusak dan banyak lubangnya. Salah satu jalan rusak diantaranya di Jalan A. Yani. Kawasan Cparay-Suci.

Menurutnya, setiap hari di kawasn ini kini selalu mengalami kemacetan. Kemacetan ini dampak dari kendaraan yang harus berjalan lambat karena melintasi jalanan rusak dengan lubang lubang yang cukup dalam dan digenangi air pula.


“Pokoknya, parah. Ini akibat dibiarkan lama tidak diperbaiki, jadi macet parah karena jalan banyak lubangnya. Biasanya memang sudah macet, jalan di sini karena kurang lebar. Sekarang ditambah jalannya berlubang, bertambahlah penderitaan pengguna jalan,” kelunya, Selasa (24/1/ 2017).

Selain sepanjang Jalan raya A.Yani- Ciparay-Suci- Karangpawitan, kerusakan jalan juga terjadi di Jalan Samarang, tepatnya berada di kawasan Hampor. Sejumlah titik jalan berlubang akhirnya ditambal dengan apasaja, seperti tanah misalnya.

“Terpaksa kami tambal pakai tanah saja biar tidak terlalu membahayakan pengendara. Lubang jalannya lumayan dalam. Sekitar 30 senti meter lubangnya,” ucap Sukanda (60), warga Kampung Ngontong, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler.

Menurutnya, jalan yang rusak juga berada persis di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum. (PU) Jalan yang rusak memang sempat mendapat penambalan dari dinas terkait. Namun penambalan itu hanya bertahan beberapa bulan.

“Sekarang makin banyak saja jalan yang berlubangnya. Tak jarang pengendara roda dua jatuh karena tak tahu kondisi jalan di sini,” katanya.

Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terkait jalan rusak, , Bupati Garut, Rudy Gunawan berjanji akan memprioritaskan perbaikan jalan di tahun ini (2017).

“Kita telah menganggarkan sebesar Rp 18 miliar untuk pemeliharaan. Selain itu ada juga anggaran sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan jalan,” kata Bupati.

Diakuinya, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Garut banyak yang kondisinya rusak dan berbahaya bagi pengguna jalan. Jalan rusak tersebar di wilayah utara, perkotaan bahkan di kawasan selatan Garut. Rudy menyebut kerusakan jalan memang kerap dikeluhkan warga, terutama di wilayah selatan Garut. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI