Indikasi Korupsi ? Pembangunan Sor Ciateul Ada Selisih 30 Persen dari Anggaran

GARUT, (GE).- Kejanggalan pembangunan Sarana Olahraga (Sor) Ciateul terus mengarah pada praktik korupsi. Lembaga Komitmen Tim Komite Nasional (LKTKN) menilai ada selisih anggaran sebesar 30 persen dari anggaran yang ditetapkan dalam APBD.

“Proyek Sor Ciateul itu sudah tiga kali di sub-kan. Jadi nilai anggarannya diperkirakan ada selisih sekira 30 persen dari anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD, ujar Ketua LKTKN Garut, Andry RD kepada “GE”, Senin (21/02/2017).

Jika dalam APBD anggaran untuk pembangunan ditetapkan Rp 17 miliar untuk sport center Garut dan Rp 7 miliar untuk GOR bela diri, padahal kenyataannya yang diterapkan dalam pembangunan tidak sebesar itu. Apa lagi proyek pembangunannya telah tiga kali disub-kan.


Ia menilai, sudah ada indikasi korupsi dalam pembangunan Sor Ciateul. Ia berharap para penegak hukum bisa menyelidiki kasus ini dengan seksama. Pasalnya anggaran yang dikeluarkan dari APBD tidaklah sedikit.

“Saya harap Polisi yang telah lebih dulu melangkah menangani kasus ini bersikap serius. Pasalnya warga menantikan kelanjutan hasil penyelidikan dari Polres Garut,” katanya.

Ia berharap Polisi memberikan progres nyata terkait perkembangan kasus ini kepada publik. Tujuannya, kata Andry agar semuanya terang benderang. Jangan sampai masyarakat curiga ada permainan dalam penanganan kasus ini.

“Progres itu penting agar masyarakat tidak curiga,” ujarnya. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI