Inalillahi Wa’inaillaihi Raajiuun, KH Umar Bashri Sesepuh Ponpes Al-Hidayah Cicalengka Wafat

KH Umar Bashri, sesepuh Ponpes Al-Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung./ foto: ISTIMEWA.***

GARUT, (GE).- Sesepuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah, Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Bashri yang biasa disapa Ceng Emon atau Mama Santiong meninggal dunia karena sakit. Menurut salah seorang pengurus Ponpes Al-Hidayah, Muhammad Childan, sebelum wafat Mama Santiong sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah sakit AMC Cileunyi karena penyakit gula. KH Umar Basri menghembuskan nafas terakhir di RS AMC, Bandung, Sabtu malam (11/8/2018), sekira pukul 23.15 WIB.

“Penyebabnya memang sakit, Mama (KH Umar Bashri/red.) punya riwayat (penyakit) gula,” ungkapnya.

Menurutnya kepergian gurunya itu sudah takdir dari Allah. “Yang jelas hakikatnya sudah waktunya saja dari yang maha kuasa,” katanya.


Seperti diketahui, nama KH Umar Basri,sempat menjadi sorotan publikm karena menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal beberapa bulan lalu. Pimpinan Pesantren Al Hidayah tersebut dianiaya orang yang diduga memiliki penyakit jiwa usai melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid pesantren.

Sementara itu, menurut salah seorang santri Ponpes Al- Hidayah, Iwan Ismail, KH Umar Basri telah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum kawasan Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Ahad (12/08/2018). (Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI