Hj. Siti Mufattahah Kembali Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

GARUT, (GE). – Tantangan kebangsaan kita semakin kompleks. Sering terjadi pemahaman keagamaan yang kurang baik memudahkan orang terhasut dan muncul paham radikal, serta munculnya faham kesukuan yang kuat dinilai akan mengancam keutuhan negara.

Demikian diungkapkan panitia sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, Makmul Arif di gedung Siti Aisyah, Kadungora, Ahad (11/12/2016). Dikatakannya, Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang meliputi pengamalan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi acuan Negara Republik Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar .

“Karena itu, kerjasama yang dibangun dengan MPR RI untuk lebih gencar mensosialisasikan empat pilar ini harus terus diintensifkan sampai kepelosok pedesaan. “ Ungkap Makmul.


Sementara itu, narasumber utama kegiatan ini adalah Anggota DPR RI dari Komisi IX Fraksi Partai Demokrat Hj. Siti Mufattahah, menjelaskan bahwa sosialisasi empat pilar ini merupakan amanat Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, dan DPRD mengenai pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara, konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI, bentuk Bhineka Tunggal Ika.

“Penting bagi generasi muda untuk menumbuhkan rasa persatuan. Dengan sosialisasi ini diharapkan menambah kuat rasa nasionalismenya. Apalagi menjelang agenda Pilkada isu-isu SARA sering dimunculkan yang berpotensi memecah -belah masyarakat.” Tuturnya.

Diungkapkannya, dalam negara pancasila, paham paham komunis, Marxisme tidak boleh berkembang di Indonesia. Hal itu telah ditentukan dengan dikeluarkannya Tap MPRS N0. XXV tahun 1966. Ia menegaskan ketetapan MPR tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia dan pernyataan PKI sebagai organisasi terlarang jelas-jelas tidak dapat dicabut.

“ Saat ini MPR RI hanya lembaga tinggi negara, sedangkan saat itu MPRS merupakan lembaga tertinggi negara. Jelas, bila ada isu yang bergejolak ingin mencabut Tap MPRS No.XXV sangat tidak bisa.” Tandasnya.

Hj. Siti menegaskan, sebagai upaya mengantisipasi munculnya gerakan, dan paham –paham yang akan mengancam Idiologi Pancasila, maka MPR RI gencar mensosialisasikan 4 Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara hingga pelosok pedesaan.

“Kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai tersebut diharapkan akan tumbuh. Dengan demikian NKRI akan menjadi negara yang kuat dan besar. Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara ini juga sebagai bentuk edukasi kepada mayarakat. “ Jelasnya.  (TAF Senopati/ Adv.)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI