Hj. Siti Mufattahah Berikan Penghargaan kepada Sejumah Guru Honorer Berdedikasi di Garsel

GARUT, (GE).- Sebagai bentuk kepeduliannya kepada guru, khususnya yang berstatus honorer, Hj. Siti Mufattahah Anggota DPR RI Komisi IX Partai Demokrat berikan penghargaan kepada sejumlah guru honorer berdedikasi di Garut Selatan (Garsel).

Penghargaan yang diberikan tersbut diberikan kepada para pendidik yang telah mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara. Acara ini telah berlangsung di Aula PGRI Kecamatan Pameungpeuk, Ahad (30/4/17).

Kegiatan ini digagas oleh gabungan  pengurus DPC Fagar beberapa kecamatan, yang meliputi Kecamatan Pameungpeuk, Cisompet, Cibalong dan Cikelet. Selain memberikan penghargaan kepada delapan guru honorer, ia juga memberikan santunan kepada siswa/i dan yatim  piatu.


Dalam materi kuliah umumnya, Hj. Siti Mufattahah menyebutkan, tanpa adanya peran serta para guru honorer sangat dimungkinkan  pendidikan akan terhambat. Menurutnya, jumlah guru honorer di kabupaten Garut lebih banyak dibandingkan guru yang berstatus PNS.

“Untuk itu memberikan pengakuan dan kesejahteran bagi mereka bukan sekedar keharusan tapi suatu kewajiban pemerintah yang tidak  bisa ditawar-tawar lagi.  Saya akan dorong Bupati Garut untuk segera mengeluarkan SK Bupati sesuai Amanat Permendikbud No. 8 Tahun 2017, ” tuturnya.

Dijelaskannya, cita-cita awal lahirnya Hari Penddikan Nasional (Hardiknas), merupakan sebuah cita-cita yang saat itu dicirikan dengan semangat kepahlawanan.

“Semangat kesediaan diri untuk memberikan lebih dari kewajibannya. Dan untuk menerima kurang dari hak-haknya, disertai dengan keyakinan bahwa pemberian yang lebih dan penerimaan yang kurang itu dijadikan sebagai investasi kemasyarakatan. Insya Allah pada saatnya akan diperoleh kemanfaatan yang lebih,” urainya.

Dikatakannya, pendidikan sangat penting dalam menentukan  kemajuan suatu bangsa. Artinya semua unsur masyarakat harus berperan aktif dalam mensukseskan pendidikan.

“Apabila hal ini terwujud saling melengkapi antar perangkat pemerintahan dan masyarakat, maka pendidikan yang diimpikan akan terwujud,” tandasnya.

Menurutnya, hardiknas memberikan dorongan besar pada pemerintahan dan masyarakat untuk evaluasi dalam bidang peningkatan kualitas pendidikan individu.

“Dalam peringatan hari pendidikan nasional  kita  bisa mengevaluasi seberapa besar  kualitas pendidikan kita, dan apa lengkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan kedepannya,” katanya.

Menurutnya, hardiknas juga bisa dimaknai  untuk kembali pada nilai-nilai Pendidikan Nasional yang telah di gariskan oleh Ki Hajar Dewantara. Generasi muda, pelajar dan mahasiswa harus bertekad dalam memacu kualitas setiap  individi peserta didik itu sendiri.

“Mutu pendidikan tidak  ditentukan oleh perangkat pendidikan, tetapi ditentukan oleh kreativitas mahasiswa atau peserta didik itu sendiri. Peserta didik harus bekerja keras menigkatkan muu pendidikan dengan memenuhi standar kompetensi,” ungkapnya.  (TAF Senopati/Adv.)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI