Hj. Rini Sri Rahayu Terus Perjuangkan Bantuan Untuk Madrasah

Camera 360

Hj. Rini Sri Rahayu, S.Ag adalah politisi perempuan yang dipercaya konstituennya menduduki jabatan Anggota DPRD Garut dari Fraksi PPP. Lahir di Cikedokan Kecamatan Bayongbong tahun 1971, Hj. Sri Rahayu merupakan cucu dari KH. Hidayatulloh seorang tokoh ulama kharismatik selaku pendiri Ponpes Urug di Bayongbong.

Suami dari H. Dadang Nurydiana ini terpilih menjadi wakil rakyat pertama kalinya di periode 2014-2019 dengan mengantongi suara paling atas sebanyak 5.700 suara. Ia mewakili Dapil 2 yang meliputi 9 kecamatan yakni Bayongbong, Cisurupan, Sukaresmi, Cigedug, Cikajang, Cihurip, Banjarwangi, Singajaya dan Pendeuy.

Selain sebagai wakil rakyat, Hj. Sri Rahayu juga saat ini menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi C Bidang Anggaran DPRD Garut. Dengan jabatan yang cukup strategis di DPRD Garut, tak heran perempuan anggun ini terlibat langsung dalam berbagai kebijakan anggaran termasuk dalam perencanaan dan penyusunan APBD Garut.

Karirnya dalam bidang politik lebih dulu ia awali sejak ia bergabung dengan organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Garut. Saat berstatus mahasiswa di STAI Musaddadiyah, Hj. Sri Rahayu tercatat sebagai Sekretaris IPPNU Garut, Ketua IPPNU Jawa Barat, Sekretaris III DPD KNPI Garut dan Guru Agama di MTS. Yayasan Hidayatul Faizin Bayongbong hingga sekarang.

“Berbuatlah sesuatu tanpa harus berfikir imbalan. Pekerjaan dibarengi dengan keikhlasan pasti akan terlihat hasilnya. Dan tepatilah setiap janji yang diucapkan. Inilah pandangan hidup yang saya anut,” ungkapnya saat ditemui, Jum’at, 7/1. Baginya, kalimat itu seperti magnet dan menjadi referensi bahwa dalam melaksanakan pekerjaan harus dilakukan dengan ikhlas tanpa pamrih.

Kata dia, pihaknya sangat mendukung jika Pemkab Garut memiliki keinginan untuk memajukan pendidikan madrasah dan pesantren-pesantren yang selama ini kurang perhatian. “Jelas kami di DPRD siap memperjuangkan itu,” tutur Hj. Rini Sri Rahayu yang memiliki Laporan Harta Kekayaan sebesar Rp. 600 juta ini. (Syamsul)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN