Hitung-hitungan Politik, Persaingan Pilkada Garut 2018 Diprediksi akan Ketat

GARUT,(GE).-  Seiring ditutupnya pendaftaran peserta Pilkada Garut 2018, pada Rabu (10/1/2018) malam, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut secara resmi telah menerima berkas enam pasangan bakal calon (balon) yang akan bertarung dalam Pilkada nanti.

Dari keenam paslon tersebut, dua paslon diantaranya dari jalur perseorangan. Dalam Pilkada kali ini, pasangan petahana Rudy Gunawan-Helmi Budiman akan berhadapan dengan para bakal calon yang cukup kuat , diantaranya ada mantan bupati Agus Hamdani -Aditya Pradana Wicaksana, mantan Bupati Agus Supriadi – Imas Aan Ubudiyah dan pasangan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Iman Alirahman berpasangan dengan  Dedi Hasan Bachtiar yang merupakan politisi PDIP.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku, terhitung mulai tanggal 15 Januari, ia dan wakilnya akan mulai nonaktif. Sementara roda pemerintahan Kabupaten Garut akan diambil alih oleh pejabat pelaksana tugas (Plt) bupati yang ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selain bupati dan wakil bupati, posisi sekretaris daerah, Iman Alirahman yang mengajukan pensiun dini sejak tanggal 5 Januari lalu, telah disiapkan Plt nya.


“Roda pemerintahan tetap akan berjalan, saya sudah siapkan Plt Sekda,” jelas Rudy saat mendaftarkan diri ke KPU Garut, Senin (8/1/2018).

Rudy mengatakan, meski akan menjadi bupati nonaktif,  usai pelaksanaan pemungutan suara, dirinya akan kembali menjadi bupati. Soal adanya tarik kepentingan di kalangan PNS antara dirinya dan sekda, menurut Rudy, PNS telah diikat oleh aturan untuk netral dalam pelaksanaan pilkada.

Sementara, Iman Alirahman menegaskan, ia tidak akan membawa PNS ke ranah politik praktis. Apalagi, mereka telah diikat oleh Undang-undang Aparat Sipil Negara (ASN) yang mengharuskan mereka netral. Iman mempersilakan ASN di Pemkab Garut menentukan pilihannya sendiri sesuai dengan penilaian masing-masing.

Iman Alirahman sendiri selama ini dikenal sebagai birokrat tangguh di Garut. Karirnya terbilang cemerlang. Jabatan sekda didudukinya selama kurang lebih 11 tahun mendampingi tiga bupati. Tokoh birokrat ini mengenal betul dinamika politik dan pemerintahan di Garut.

Selain sekda, Pilkada Garut juga diramaikan oleh dua orang mantan bupati Garut, yaitu Agus Supriadi dan Agus Hamdani. Agus Supriadi tidak dapat menyelesaikan masa jabatannya karena tersandung kasus hukum hingga harus berurusan dengan KPK. Usai menjalani masa hukuman, Agus pun maju dalam Pilkada Garut.

Selama menjadi bupati, Agus yang juga adalah mantan anggota TNI berpangkat terakhir letnan kolonel ini dikenal rajin blusukan ke daerah hingga sering disebut raja desa. Tercatat, sebanyak 400 lebih desa yang ada di Garut pernah didatanginya sejak mulai menjabat bupati tahun 2004. Namun, pada 2007, KPK menghentikan langkah Agus sebagai bupati Garut yang seharusnya tuntas hingga tahun 2009.

Sementara, Agus Hamdani adalah mantan bupati Garut yang menggantikan Aceng Fikri yang juga tidak bisa menyelesaikan masa jabatannya karena kasus asusila. Sebelum menggantikan Aceng, Agus yang merupakan kader PPP juga pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Garut.

Karir politik Agus Hamdani terbilang cemerlang karena hanya dalam kurun waktu kurang dari lima tahun, ia menjadi anggota DPRD Garut melalui Pemilu 2014. Setelah itu, ia menggantikan wakil bupati Diky Chandra yang mengundurkan diri, dan tidak lama kemudian naik menjadi bupati setelah Aceng dilengserkan dari jabatannya.

Sementara, dari pasangan calon perseorangan, satu kandidat yaitu Suryana-Wiwin menjadi bakal calon yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, Suryana adalah ketua Tim pemenangan Aceng Fikri-Diky Chandra dalam Pilkada Garut yang digelar tahun 2008 lalu. Meski belum bisa dipastikan lolos, Suryana mengklaim akan mampu memenuhi kekurangan dukungan yang diminta KPU.

“Berkas dukungan yang harus ditambah jumlahnya kurang dari 50.000. Kita sudah ada 120.000 dukungan yang sudah dientri. Masyarakat makin mengerti calon independen, jadi dukungan terus mengalir,” katanya saat ditemui usai mendaftarkan diri ke kantor KPU, Rabu (10/1/2018). (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI