Hingga Januari 2017 Blanko e-KTP Masih dalam Proses Lelang, Puluhan Ribu Warga Garut Antri Menanti

GARUT, (GE).- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut mencatat, jumlah warga Garut yang telah melakukan perekaman e-KTP hingga awal Januari 2017 tercatat mencapai 20 ribu jiwa. Dari sekian banyak pemohon e-KTP tersebut ternyata masih antri menanti, mereka baru tercatat saja, belum memiliki e-KTP yang diharapkan.

Menanggapi persoalan ini, Kepala Dinas Kependudukan dan Catattan Sipil (Kadisdukcapil Kabupaten Garut), Darsani, menghimbau masyarakat yang telah melakukan perekaman namun belum memiliki e-KTP untuk tetap bersabar. Ia menjamin, surat keterangan sementara yang diterbitkan Disdukcapil Kabupaten Garut sah untuk berbagai kepentingan.

“Memang pemohon e-KTP cukup banyak, ada sekitar 20 ribu jiwa lebih karena dari akhir 2016 lalu hingga saat ini blanko e-KTP masih kosong. Masyarakat jangan khawatir, karena surat keterangan sementara yang kami keluarkan tetap sah untuk digunakan berbagai kepentingan,” kata Darsani, di Kantornya, Rabu (11/1/2017).

Dijelaskannya, berdasarkan surat edaran pihak kementrian,  surat keterangan sementara yang diberikan berlaku untuk berbagai kepentingan umum. Misalnya Pemilu, Pilkada, Pilkades, Perbankan, Keimigrasian, Asuransi, BPJS, Pernikahan, Kepolisian, dan lainnya. Surat keterangan sementara pengganti blanko e-KTP itu setidaknya berlaku selama enam bulan setelah surat itu diterbitkan.

“Semua keperluan itu telah tercantum dalam surat edaran dari kementrian nomor 471.13/11691/dukcapil, perihal format surat keterangan sebagai pengganti e-KTP. Jadi jangan khawatir surat tersebut tidak bisa digunakan,” ujarnya.

Diakuinya, pihak Disdukcapil belum mengetahui pasti kapan pemerintah pusat akan memberikan blanko e-KTP untuk warga yang telah melakukan perekaman. “Masih dalam proses lelang. Informasinya (blanko e-KTP) segera akan diberikan kepada masyarakat,” tukasnya. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.