Heboh Penculik Berilmu Hitam, ini Kata Polres Garut…

BERITA hoax penculikan yang bikin heboh dan meresahkan masyarakat.***

GARUT, (GE).- Belakangan beredar informasi dalam bentuk pesan berantai pada salah satu media sosial. Informasi tersebut berisi imbauan kepada masyarakat Garut terkait maraknya penculikan anak dengan berbagai modus. Dalam pesan berantai itu dikatakan bahwa para penculik telah tersebar di berbagai tempat di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kasubag Humas Polres Garut, AKP Ridwan Tampubolon, mengklarifikasi kebenaran isu penculikan tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan tentang adanya penculikan anak. Saya menghimbau masyarakat tetap tenang,” ungkapnya kepada “GE”, Sabtu (18/03/2017).


Yang membuat geger, pesan yang tersebar itu memuat informasi bahwa pelaku penculikan telah mempunyai ilmu hitam dan menyamar sebagai pedagang kaki lima. Pesan berantai itu juga menyebutkan korban penculikan akan dibedah organ tubuhnya untuk dijual.

Keresahan masyarakat juga dialami oleh Nabila (6). Akibatnya, siswa kelas I SDN Karyamekar 2 Cilawu tersebut enggan pergi ke sekolah dan keluar rumah karena merasa takut setelah mengetahui pesan berantai terkait penculikan tersebut.

“Ya, Nabila sampai ketakutan sekali saat mendengar informasi tersebut. Sekarang ia (Nabila/red) tidak berani kemana-mana,” kata Wida Yanti, salah satu keluarganya.

Hal serupa dirasakan Aminah (51), warga Kapung Pesantren, Desa Cibiuk Kidul, Kabupaten Garut. Ia merasa resah dengan beredarnya informasi yang menurutnya simpangsiur kebenarannya.

“Saya takut menjadi korban. Apalagi saya mempunyai anak yang masih di bawah umur. Setelah mendengar ada kasus penculikan yang terjadi di Garut, anak-anak jadi enggan bermain dan sering bersembunyi di rumah,” tandasnya. (Sidqi Al Ghifari)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI