Hati-hati ! Sampai Awal Tahun 2016 Garut Bakal Dikepung Macet

TARKAL, (GE).– Hati-hati jika ingin bepergian di Garut. Jangan-jangan Anda terjebak kemacetan. Pasalnya selama beberapa hari ini, kemacetan kerap terjadi di Garut menyusul peningkatan kunjungan wisatawan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut menyiagakan anggotanya di sejumlah jalur menuju objek wisata. Kepadatan kendaraan diprediksi terjadi pada 24 Desember hingga 1 Januari.

Kadishub Kabupaten Garut, Wahyudijaya, mengatakan sekitar 100 personilnya disiagakan untuk membantu pihak kepolisian dalam mengurai kemacetan. Terutama di jalur sejumlah objek wisata.

“Kami prediksi peningkatan arus kendaraan akan terjadi satu hari sebelum Natal sampai tahun baru. Kemarin saja sistem buka tutup sudah beberapa kali dilakukan,” kata Wahyu, Sabtu, (26/12/2015).

Wahyu juga menyiagakan sejumlah anggotanya di titik-titik menuju lokasi objek wisata. Rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk arah juga ditambahkan agar tak membingungkan pengunjung yang akan menuju tempat wisata.

“Untuk kendaraan besar seperti truk belum ada larangan pembatasan masuk jalur kota. Tapi jika ada kemacetan bisa ditahan dulu agar tak masuk,” katanya.

Arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Garut sudah mulai ramai pada hari pertama libur. Jalur ke sejumlah kawasan wisata juga telah dipadati kendaraan.

KBO Lantas Polres Garut, Iptu Jainuri, menuturkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan untuk membantu mengurai kepadatan. Sejak pagi, jumlah kendaraan yang memasuki Garut cukup meningkat.

“Jalur yang menuju kawasan wisata padat merayap. Beberapa kali kami melakukan buka tutup di Kadungota,” ujar Jainuri.

Jainuri mengatakan, kepadatan kendaraan mulai terjadi sejak Kadungora, Leles menuju ke pusat kota. Pos keamanan disiapkan di jalur Leles, Kadungora, Tarogong dan Darajat.

“Dalam operasi ini pada dasarnya polisi mengamankan arus lalulintas, tempat wisata dan hari natal juga tahun baru,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas di kawasan Garut kota juga mulai padat cenderung macet. Terutama di sejumlah tempat wisata dan pusat pembelian oleh-oleh seperti di Sukaregang dan Tarogong. Farhan SN***