Hasil Perhitungan Cepat, Iman-Dedi Unggul di Pilkada Garut

GARUT, (GE).- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Garut nomer urut 2, Iman Alirahman dan Dedi Hasan, menyatakan kemenangan dalam Pilkada Garut tahun 2018. Iman-Dedi unggul 36,63% suara unggul dari pasangan petahana yang meraih 34,93% disusul Paslon Ahad Akur 17,73% dan calon independen 10,71%.

“Kita unggul tipis atas petahana. Saya intruksikan kepada semua saksi agar terus mengawal hasil perolehan suara,” kata Ketua Tim Pemenangan Ihsan Masagi, Agus Joy, dalam konfrensi pers yang digelar di Aula DPD Golkar Garut, Rabu (27/6/18).

Agus menandaskan, semua tim akan bekerja keras untuk mengawal hasil perhitungan di TPS. Jangan sampai hasil kemenangan ini ada yang mengotak-atik.


Sementara itu, Ketua DPD Golkar Garut, Ade Ginanjar, mengatakan, meski memiliki margin yang relatif tipis, namun keunggulan suara Iman-Dedi dalam quick count internal, pihaknya tetap yakin akan kemenangan pasangan Ihsan ini.

Dari data sekitar 1700 TPS, Survei internal Iman-Dedi menghasilkan 36,63 persen, unggul dua persen dari paslon nomor urut satu Rudy-Helmi dengan angka 34,93 persen di posisi kedua, dan ketiga Agus Hamdani dan Pranada Aditya Wicaksana 17,73 persen, sementara Suryana-Wiwin mendapat 10,71 persen.

“Pasangan nomor dua dengan paslon (nomor urut) satu sangat tipis perbedaannya. Tapi saya yakin perhitungan TPS tersisa akan unggul,” katanya.

Menanggapi hasil kemenangan itu, Calon Bupati Garut nomor urut dua, Iman Alirahman, menandaskan jangan ada uporia berlebihan. Ia mengimbau kepada semua simpatisan agar bisa menjaga ketertiban.

“Kemenangan ini harus diletakkan pada kondisi Garut yang damai dan tertib. Kami tidak ingin larut pada kegembiraan yang bisa mengganggu kondusifitas daerah. Kita harus dan akan tetap tenang, mengikuti mekanisme yang berlaku (hasil KPU, red) sekalipun kami pemenang,” kata Iman.

Iman mengaku unggul telak di beberapa kecamatan di Garut Selatan. Selain itu, di Kecamatan Sukaresmi, Bayongbong dan Samarang Paslon 2 masih unggul. Sementara di perkotaan menjadi pertempuran perebutan suara semua Paslon.

Iman menandaskan, meski dalam perhitungan cepat ia menang namun keputusan KPU yang mutlak. Oleh sebab itu semua pihak agar menjaga sikap dan tidak terpancing dengan pernyataan yang belum jelas sumbernya. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI