Harus Nunggu Tiga Minggu, Urus KTP di Garut Bikin “BT”

DISDUKCAPIL, (GE).- Walau sudah ada pendistribusian blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari pusat, pelayanan pembuatan E-KTP bagi warga Kabupaten Garut, masih belum lancar. Hal tersebut diakibatkan kurangnya jumlah blangko E-KTP yang di terima Disdukcapil Garut.

Menurut Kepala Bidang Pendaftaran dan Pendataan Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Garut, Atang Saripudin, mengatakan dalam satu hari tak kurang dari 900 orang yang datang ke Disdukcapil Garut dengan maksud membuat E-KTP.

Sedangkan blangko E-KTP yang di suplai dari pusat, hanya ada 400 dalam satu minggu. Tentu saja blangko yang tersedia tidak akan seimbamg dengan jumlah kebutuhan warga Garut.

Atang yang di temui di kantor disdukcapil Garut, Selasa, (23/08/2016), menambahkan, hingga saat ini di Disdukcapil Garut hanya tersedia 10.000 blangko E-KTP. Kondisi seperti itu, warga yang bermaksud membuat E-KTP banyak yang merasa kecewa. Pasalnya, beberapa diantaranya tidak bisa langsung mendapatkan E-KTP dalam waktu dekat pasca pemotretan.

“Semua warga yang belum kebagian E-KTP harus nunggu tiga minggu untuk mendapatkannya. Pasalnya blangkonya masih kurang,” kata Atang.

Salah seorang warga Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Juna (39), mengaku kecewa terkait pelayanan pembuatan E-KTP. Pasalnya, ia harus pulang dengan tangan hampa. Juna merasa cape jika harus mondar mandir mengurus E-KTP sedangkan rumahnya jauh dari kantor pelayanan E-KTP.

“Saya hanya dapat surat keterangan resi pembuatan E-KTP. Tiga minggu ke depan baru bisa diambil E-KTP yang asli,” pungkasnya. (Useu G Ramdhani)***