Hari Ini Dandim 0611 Garut Peringati HUT TNI di Daerah Terdampak Banjir Cimanuk

Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut, Letkol Arm Setyo Hani Susanto, SIP.

KOTA, (GE).- Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut, Letkol Arm Setyo Hani Susanto, SIP, telah memastikan kemarin merupakan hari terakhir masa tanggap bencana. ‎Sementara itu, pada hari ini, Rabu (5/10/2016) akan digelar upacara peringatan HUT ke-71 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, peringatan HUT TNI ini digelar di tempat yang berbeda, yakni di lokasi terdampak banjir bandang paling parah, tepaynya di wilayah Cimacan, Kecamatan Tarogong Kidul, agenda usai upacara akan dilanjutkan korpe atau karya bhakti pembersihan oleh seluruh anggota yang hadir.

Dikatakannya, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, mas‎a tanggap bencana banjir bandang tidak akan diperpanjang. Senin (3/9/ 2016) merupakan hari terakhir masa tanggap bencana. Posko tanggap darurat pun dialihkan ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut termasuk pengelolaan bantuan yang selama ini dilakukan di Makodim 0611 Garut.


‎”Jadi setelah dilakukan evaluasi tidak akan dilakukan perpanjangan lagi masa tanggap darurat bencana banjir bandang, termasuk juga tim SAR dari Basarna sudah menghentikan operasi pencarian sejak kemarin. Selanjutnya posko akan dialihtugaskan di kantor BPBD Garut,” tandasnya, Selasa (4/10/2016).

Dijelaskannya, surat keputusan (SK) pengangkatan dirinya sebagai Komadan Satgas berlaku hingga hari kemarin dan secara otomatis otoritas pengelolaan terkait banjir bandang beralih tugas kepada kepala pelaksanan (Kalak) BPBD Garut. ‎Dengan demikian, pengelolaan pengungsi termasuk pendistribusian bantuan akan langsung dilakukan oleh BPBD, termasuk penggunaan dana yang masuk ke rekening posko dan bantuan langsung uang dari donatur dengan jumlah mencapai Rp 3 Miliar.

“Kita juga tetap membantu sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan yang bisa kita lakukan dengan komando dari BPBD Garut, termasuk unsur Muspida Provinsi Jawa Barat juga kita diamanahi untuk memonitor kawasan hulu sungai Cimanuk.,” ungkapnya.

Terkait upaya pencarian, pihaknya tidak memberhentikan secara total, namun menggerakan Komandan kewilayahan, seperti Koramil, Polsek, Babinsa, juga Babinkamtibas, dan pembedanya hanya tidak terorganisir layaknya tim. Adapun hari ini, Rabu (5/10/2016) agenda memperingati HUT TNI ke-71 dengan ditandai upacara di Kampung Cimacan Kecamatan Tarogong Kidul. Selain upacara, dalam peringatan HUT TNI kali ini juga digelar karya bhakti dengan menerjunkan ribuan personil anggota TNI.

“Ada sekitar 6000 personil akan melakukan karya bhakti di sekitar Cimacan dan lainnya, juga ada aksi donor darah dalam memeringati HUT ke-71 TNI kali ini,” tandasnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI