Harga Cabai Meroket, Petani Perketat Lahan Tanamannya

GARUT, (GE).- Dalam sepekan terakhir harga cabai meroket hingga beberapa kali lipat. Tingginya harga cabai di pasaran ini membuat para petani lebih berhati-hati dalam menjaga lahan tanamannya. Dalam pemberian pupuk pestisida serta keamanannya pun makin diperketat. Hal ini dilakukan guna mendapatkan hasil panen yang bagus.

Namun demikian, meskipun harga cabai dipasaran melejit tiga kali lipat, ternyata tidak serta merta berdampak baik bagi para petani itu sendiri. Hal tersebut terjadi karena cuaca yang  mempengaruhi hasil panen.

” Ya, memang saat ini harga cabai lagi bagus di pasaran. Namun keuntungan bagi para petani sendiri tidak begitu dirasakan secara langsung,” ungkap Muhidin (47) salah seorang petani cabai di Kampung Pasirmuncang, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Dikatakanya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta mendapatkan keuntungan yang lebih besar, setiap hari para petani lebih mengintensifkan pemantauan dan penjagaan lahan pertaniannya, termasuk pemberian pupuk sesuai aturan.

“Sekarang harga cabai per kilonya memang lagi bagus kalau buat petani mah. Makanya tanaman lebih dijaga dengan baik, agar panen yang dihasilkan banyak,” katanya, Ahad (8/1/2017).

Dikatakannya, selain memberikan pupuk menjelang panen, dirinya lebih mengintensifkan pemantauan dan penjagaan lahan kebunnya.

“Ya kalau udah siap panen, ada saja yang iseng metik-metik cabai tanpa izin. Jadi lebih dipantau lah sehari 3 kali,” tukasnya.  (Hakim)***

Editor: Kang Cep.