Hanya dengan Menunjukan KTP Agus di Garut Bisa Makan Baso Tahu Gratis, Bagaimana Ceritanya?

Agus Ruhiat (berkepala plontos) saat membagian baso tahu hasil racikannya kepada sejumlah pria bernama Agus di kedai baso tahunya, di kawasan Garut kota, Kamis (17/8/17)/ foto: Andri/GE.

GARUT, (GE)- Beragam cara dilakukan masyarakat untuk memeriahkan HUT RI. Tak heran, ada sebagian kalangan, di setiap datangnya HUT RI saat “pesta rakyat.” Mulai hal aneh hingga nyeleneh kerap dilakukan warga untuk mengekspresikan kebahagiaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan republik Indonesia. Seperti hanya dalam peringatan HUT RI Tahun ini (2017).

Di Kabupaten Garut, untuk memeriahkan HUT RI 72 ini ada hal unik yang dilakukan salah seorang pengusaha kuliner. Adalah Agus Ruhiat, pengusaha baso tahu yang telah dikenal luas dengan kelezatan racikan baso tahunya.

Agus Ruhiat, selain seorang pebisnis kuliner, ia juga merupakan salah seorang pengurus Paguyuban Agus Agus, sebuah perkumpulan khusus bagia siapapun yang bernama Agus.  Nah, di hari kemerdekaan ini, Agus ingin menunjukan rasa syukurnya atas kemerdekaan RI dengan caranya sendiri, yakni dengan menggratiskan dagangnnya (baso tahu) kepada siapa saja yang bernama sama dengan dirinya, yakni Agus.


“Ya, ini sebagai rasa syukur saja atas nikmat kemerdekaan yang telah berumur 72 tahun. Saya juga kan pengurus di Paguyuban Agus Agus. Untuk itu saya ingin memberikan kado istimewa untuk yang bernama Agus dengan seporsi baso tahu gratis,” tutur Agus Ruhiat, Kamis (17/8/17).

Dikatakannya, bagia siapa saja yang bernama Agus, cukup menunjukan KTP asli dan bisa gratis makan seporis baso tahu.  Menurut Agus Ruhiat, dirinya menyediakan baso tahu gratis ini hanya sehari saja, yakni tepat pada tanggal 17 Agustus 2017.Adanya sajian baso tahu gratis ini tentunya disambut antusias para pemilik nama Agus. Terlebih di bagi para Agus yang tergabung dalam Paguyuban Agus Agus Indonesia.

“Ya, senang tentunya. Ternyata baso tahu gratis untuk yang bernama Agus ini benar benar ada di Garut. Saya jiga bersyukur diberikan nama Agus oleh orang tua, ternyata ada hikmahnya juga, ” tutur Agus Ali, salah seorang penikmat baso tahu gratis.

Sementara itu, menurut Agus Ruhiat, ide layanan baso tahu gratis ini datang dari paguyuban Agus Indonesia. Untuk di Kabupaten Garut sendiri, Paguyuban Agus Indonesia telah menghimpun anggota ratusan orang pria bernama Agus. (Andri)***

Editor: Kang Cep.

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI