Hadapi Era Digital, Kepala SD Panyindangan 1 Genjot Guru Bidang IT

GARUT, (GE).- Saat ini sudah menjadi tuntutan dan kebutuhan bagi para guru dalam penguasaan teknologi guna mendukung pembelajaran di era digital. Melihat kebutuhan tersebut, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Panyindangan 1 Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sangat serius dalam membekali guru kemampuan di bidang information technology (IT).

Kepala SD Panyindangan 1 Kecamatan Cisompet, Iwan Setiawan, S.Pd, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (31/3/17), mengatakan, penguasaan IT atau biasa dikenal dengan Teknologi Informasi sangatlah penting bagi guru.

“Sebab itu, para guru dalam menjalankan aktivitasnya diharuskan menggunakan komputer, laptop termasuk WiFi. Berbagai kemudahan dan keberadaannya bisa dimanfaatkan seperti membuat kisi-kisi soal, membuat agenda harian, silabus, administrasi kelas dan lainnya,” paparnya.


Ia menambahkan, setiap guru dituntut untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM)  menggunakan laptop dan internet.

“Namun demikian, masih ada kendala, sebanyak 3 guru belum menggunakan laptop yaitu guru kelas I, III dan V karena anggaran dana yang terbatas. Akan diusahakan untuk mengajukan proposal bantuan ke Pemkab. Begitu juga fasilitas yang belum tersedia yakni ruang sarana olahraga dan perpustakaan,” tuturnya.

Selain menerapkan penguasaan IT, lanjut Iwan, pihaknya juga menggulirkan program apotek hidup dan warung hidup.

“Tanaman pohon herbal yang tersedia di halaman sekolah cukup banyak. Dari mulai betadine, daun babadotan, batrawali hingga ke surawung. Tanaman obat dapat dimanfaatkan untuk luka para siswa maupun guru sebagai pencegahan awal,” ujar Iwan.

Dijelaskannya, Sekolah Dasar Panyindangan I Kecamatan Cisompet merupakan sekolah tertua dibangun tahun 1920 dan merupakan SD pertama di Kecamatan Cisompet.

Alhamdulilah, telah banyak prestasi sekolah yang diraih seperti juara II bulu tangkis tingkat OSN se-Kecamatan Cisompet. SD Panyindangan 1 Cisopmpet sendiri kini memilik 6 ruang kelas, 6 guru PNS, 5 guru Honorer, dan 138 murid,” pungkasnya. (Syamsul)***

Editor: Kang Cep

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI