Guru Honorer SD di Cisompet Tertipu CPNS Hingga Ratusan Juta

GARUT (GE).- Seorang guru honorer Sekolah Dasar (SD) asal Kecamatan Cisompet, Sutia (47), mengaku jadi korban penipuan Calon Pegawai Negeru Sipil (CPNS). Ia bersama 10 orang temannya sesama guru honorer kategori dua tertipu ratusan juta rupiah oleh oknum Staf PNS di Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Saya datang ke DKP untuk menagih janji kepada Pa Aep yang akan memasukkan saya menjadi PNS. Tapi sudah tiga tahun janji itu tak kunjung terealisasi,” Ujar Sutia kepada wartawan di halaman Kantor DKP, Kamis (6/9/18).

Menurutnya, pada 2015 ia telah menyetor uang sebesar Rp 173,5 juta kepada Aep. Uang itu untuk memuluskan dirinya beserta sembilan orang lainnya agar mendapat surat keputusan (SK) pengangkatan CPNS.

Korban menunjukkan kwitansi penipuan cpns.

“Saya dikenalin sama Aep itu dari rekan saya. Katanya dia (Aep) pernah nitipin CPNS tahun 2003/2004 dan berhasil,” kata Sutia.

Menurut Sutia, setiap orang rata-rata menyetor uang sebesar Rp 20 juta untuk mendapat SK. Setoran uang hingga puluhan juta itu dengan harapan bisa diangkat menjadi CPNS.

“Selain saya, istri saya juga ikutan karena dia juga honorer. 10 orang ini semuanya guru honorer SD yang masuk kategori dua,” ujarnya.

Sebenarnya persoalan ini, kata Sutia, telah dimediasi beberapa kali. Tapi pelaku tidak ada niatan baik.

“Saya kasih waktu dulu seminggu ke dia buat ngembaliin uang. Kalau uang enggak kembali, saya mau laporkan ke polisi saja,” pungkasnya. (MHI)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI