“Gujrud” Wacana Penghapusan UPTD, Pemkab Segera Ajukan Draf ke DPRD Garut

PEMKAB, (GE).- Wacana penghapusan Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) dan peleburan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) dalam sebulan terakhir sempat mengemuka. Bahkan, di lingkungan UPTD Pendidikan isu penghapusan UPTD ini sempat di gujrud-kan menjadi “trending topic.”

Menanggapi persoalan ini, dikabarkan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Garut akan segera mengajukan draf permasalahan tersebut ke pihak DPRD Kabupaten Garut.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor. 18 tahun 2016, memang ditenggarai akan ada beberapa UPTD yang akan dihapus. SOTK pun akan ada yang dilebur sesuai aturan PP tersebut.

“Sampai sekarang masih belum jelas. Kami juga sedang menunggu informasi dari Kemendagri. Teknisnya juga belum tahu,” ujar Rudy kepada “GE” di Pendopo Garut, Kamis (4/8/2016).

Diakuinya, jika wacana peleburan SOTK dan penghapusan UPTD pasti akan menjadi gejolak bagi para pegawai. Meski begitu, pasti akan ada solusi yang diberikan bagi pegawai yang instansinya dilebur atau dihilangkan.

“Ada beberapa yang masih digantung. Diantaranya UPTD Inspektorat, BPBD, dan RSU. Kita masih menunggu keputusan dari menterinya,” tukasnya.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya sudah mengajukan perubahan SOTK itu ke DPRD untuk segera dibahas. Pembahasan SOTK diharapkan bisa selesai pada maksimal pada 25 Agustus 2016. Realisasi SOTK ini akan berpengaruh terhadap pembahasan APBD 2017.

“Kalau minggu depan dibahas sama dewan, maksimal 10 hari sudah selesai dan bisa segera jadi Perda,” tandasnya.

Terkait wacana penghapusan UPTD Pendidikan, Rudy mengaku jika masalah tersebut secara teknis akan diputuskan Kemendikbud. Namun Rudy akan mengusahakan agar UPTD Pendidikan tak dihilangkan.

“Soalnya geografis Garut itu sangat luas. Kalau mengandalkan Disdik pasti akan kesulitan. UPTD itu kan membantu tugas Disdik,” pungkasnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN