Gugatan Balik Keluarga Amih Akhirnya Ditolak, Kuasa Hukum Handoyo Mengaku Lega

SUASANA sidang gugatan keluarga Siti Rokayah (Amih) di Pengadilan Negeri Garut, Rabu (17/5/17). Foto: Tim GE.

GARUT, (GE). – Kasus hukum ibu dan anak kandungnya sendiri di Garut terus berlanjut. Pada sidang gugatan balik yang dilayangkan keluarga Siti Rokayah alias Amih (83), ibu tergugat Rp 1,8 M oleh anaknya di Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat akhirnya kandas. Majelis hakim pengadilan akhirnya memutuskan menolak seluruh gugatan intervensi yang dilayangkan keluarga Amih.

“Gugatan untuk tergugat dinyatakan ditolak seluruhnya karena tidak terdapat hubungan hukum pada gugatan dengan perkara pokok,” tutur ketua Majelis Hakim Endratno Rajamai, Rabu, (17/5/17).

Dijelaskannya, seluruh materi gugatan yang dilayangkan keluarga Amih tidak memiliki dasar yang kuat untuk mengubah pokok perkara gugatan. “Sudah jelas bahwa alasannya tidak terdapatnya hubungan gugatan dengan pokok gugatan,” tandasnya.


Disamping itu, persoalan waris yang disengketakan keluarga Amih dalam gugatan pokok bukan kewenangan Pengadilan Negeri untuk menyelesaikannya, namun di Pengadilan Agama.

“Selanjutnya, majelis hakim meminta para kedua pihak untuk melanjutkan persidangan,” katanya.

Sementara itu, juru bicara keluarga Amih, Eep Rusdiana, mengaku sedih dengan putusan itu. Sejak awal ia bersama keluarganya optimis dapat memenangkan gugatan balik tersebut.

“Tapi itu kan putusan hakim harus kita hormati,” tukasnya.

Menanggapi penolakan majelis hakim tersebut, Eep belum memutuskan langkah apa selanjutnya yang akan dilakukan. “Kita akan koordinasi dengan pengacara apa yang selanjutnya akan diambil,” katanya.

Diharapkannya keputusan yang akan dihasilkan pengadilan memberikan rasa keadilan bagi semua pihak. “Ini juga kan perjuangan, saya lihatnya ke depannya. Kita hormati seluruh putusan majelus hakim,” ujarnya.

Sementara Kuasa hukum Handoyo Adianto, Jopie Gilalo mengaku lega dengan putusan tersebut. Menurutnya putusan hakim cukup adil, sebab seluruh saksi yang dihadirkan oleh penggugat sesuai fakta. “Alhamdulillah bisa cepat selesai,” seraya bergegas meninggalkan ruang sidang pengadilan. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI