Gerakan Sosial Petugas PKH Kecamatan Malangbong, Bantu Korban Bencana

GARUT, (GE).- Musibah banjir bandang yang terjadi Rabu (22/11/17) lalu akibat meluapnya sungai Cijanur Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut telah mengundang empati beberapa pihak, termasuk sejumlah petugas Program Keluarga Harapan (PKH).

Satu hari berselang, para pekerja Kemensos Kecamatan Malangbong tampak bergerak membantu para korban bencana. Dari pantauan garut-express.com, tampak puluhan petugas PKH berseragam lengkap, bahu membahu membersihkan puing puing dan lumpur yang menggenangi pemukiman warga di Kampung Ciwahang, Desa Sukamanah.

Kampung Ciwahang sendiri merupakan wilayah terdampak paling serius akibat musibah sungai Cijanur ini. Ada puluhan Keluarga, harus rela tempat tinggalnya rusak.


” Ini yang kita rasa perlu reaksi cepat tanggap membantu warga yang kena musibah, dari elemen manapun itu. Termasuk dalam beberapa hari ini kita dari petugas PKH masih terus berupaya mengadakan proses pemulihan pasca banjir, ” kata Koordinator PKH Kecamatan Malangbong, Yusup Budiman, M.Pd., dilokasi bencana, baru baru ini.

Yusup menambahkan, seirama dengan titah Kemensos, pihaknya menyatakan sigap dalam menjalankan program peningkatan sosial dengan mengedepankan sisi kemanusiaan.

” Terlepas para korban di Kampung Ciwahang ini adalah para penerima manfaat program PKH atau bukan, kita pasti lakukan pendampingan. Apalagi kita juga harus pastikan bahwa dokumen penting milik warga tetap aman.  Ada beberapa program yang kita laksanakan dan betul betul harus dirasakan warga. Semisal ada pengurusan dokumen penting, atau ada warga yang sakit pasca musibah ini, tentunya kita berkewenangan perihal pengurusan surat surat bahkan mendampinginya hingga ke rumah sakit. Inilah yang harus diketahui masyarakat, bahwa kapasitas kami siap membantu. Jadi silahkan koordinasi dan betul-betul manfaatkan program sosial ini,” jelasnya.

Juju Jubaedah , salah seorang warga yang terdampak banjir di Kampung Ciwahang mengaku cukup terbantu dengan kehadiran para petugas PKH dilokasi bencana. Dikatakannya, setiap hari pasca banjir mereka hadir membantu dan mendampingi para korban baik secara kerjabakti maupun pendekatan psikologis.

” Alhamdulillah, kebetulan ibu sudah tidak asing lagi dengan para petugas PKH ini, mereka beberapa hari ini hadir ditengah tengah kita. Bahkan tengah didata barangkali ada warga yang sakit akibat bencana ini, mereka bersedia bantu dan mendampingi proses pengobatanya,” kata Juju. (Doni Melody)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI