Gedung PKL Intan Medina di Garut, Jadi Sarang Tempat Maksiat

Agus Tomi menunjukkan botol minuman oplosan saat dirinya membersihkan sampah di Gedung PKL Intan Medina, Jalan Merdeka Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut, Garut, Jawa Barat, Kamis (4/8/2016).*

CIWALEN, (GE).- Pembangunan Gedung PKL Intan Medina ternyata mendatangkan masalah baru. Kondisi Gedung PKL yang terbengkalai akibat para pedagang tak mau menempati tempat tersebut. Saat ini, gedung tak bertuan tersebut malah kerap dijadikan tempat maksiat.

Sistem keamanan yang longgar serta tidak adanya penerangan, membuat gedung ini seakan menjadi surga untuk melakukan maksiat. Warga setempat, kerap memergoki sejumlah muda-mudi sedang menenggak minuman keras bahkan ada juga yang sedang mesum.

Manurut Lurah Ciwalen, Agus Tomi, saat ditemui di kantor kantornya, Kamis (04/08/2016), dirinya kerap memeregoki pasangan muda-mudi yang asik bercinta di dalam los yang ada di dalam Gedung PKL. Selain pasangan mesun, banyak juga yang ketahuan sedang meminum minuman keras oplosan.

Dengam kondisi seperti itu, jelas menambah pekerjaan bagi para pegawai kelurahan. Pasalnya, ia dan petugas harus membersihkan botol bekas minuman keras dan sampah bekas makanan.

Agus berharap, agar gedung ini segera di fungsikan seperti yang direncana Pemkab Garut. Pasalnya, jika dibiarkan seperti ini fasilitas gedung akan rusak dan kemaksiatan semakin merajalela.

“Gedung kosong ini seakan menjadi fasilitas gratis bagi yang akan melakukan kemaksiatan. Jadi lebih baik segera difungsikan,” harapnya.

Kerusakan fasilitas gedung sudah mulai bisa dilihat. Ia mencontohkan, seperti toilet yang berjumlah enam kamar semuanya sudah tidak bisa digunakan. Bahkan cat gedung pun sudah semakin kusam. Padahal gedung ini belum digunakan. Useu G Ramdani***