Gebyar Malangbong, “Masagi Panca Komara Desa”

MENGAKHIRI rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia Panitia Hari Besar  Nasional (PHBN).  Karang taruna kecamatan dan paguyuban Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kecamatan Malangbong menggelar jalan sehat bersama Bupati Garut. Acara ini dihadiri dua perwakilan Anggota DPRD Garut, Kang Aay Syarif Hidayat dan Kang Enan.

Dikatakan ketua umum PHBN Kecamatan Malangbong yang juga kepala Seksi Pem (Kasi Pem) Aziz DM, Sabtu (23/09/17) kegiatan PHBN tingkat Kecamatan Malangbong diawali dengan  seleksi pasukan kibar bendera (Paskibra) antar SLTA.

” Sejak bulan Agustus sampai hari Sabtu (23/09/17) PHBN Kecamatan Malangbong menuntaskan rangkaian panjang kegiatan yang digelar tersebut mengambil tema ” Malangbong Masagi Pancakomara Desa,” kata Aziz.


Aziz menambahkan  dibidang olahraga, digelar turnament bola voly antar inatansi dan antar Ivo se Kecamatan Malangbong memperebutkan hadiah domba Garut dan uang pembinaan.  Dari kegiatan itu UPT Pendidikan Kecamatan Malangbong keluar sebagai pemenang untuk tingkat instansi sedangkan tingkat IVO, Ivo Sakawayana masih merajai pervolian di Kecamatan Malangbong.

Dibidang seni, melalui ajang menyanyi lagu nostalgia yang digelar di aula Gedung Surayuda Kecamatan Malangbong, lagi-lagi perwakilan UPT Pendidikan yang diwakili Dede Atikah keluar sebagai jawara golden memories antar instansi sekecamatan Malangbong.

 Yang tak kalah menariknya bahkan  disebut-sebut perdana se Kabupaten Garut  adalah lomba potensi Desa . Diakui Aziz, seiring dengan  program nawacita  pemerintahan  Jokowi tentang Desa Membangun Indonesia segenap pemerintahan Kecamatan Malangbong digagas sekretaris Kecamatan ( Sekmat )  Drs. Asep Adjun Wahyudin didukung Camat Malangbong Teten Sundara  mengusung konsep ” Malangbong Masagi Panca Komara Desa”

Sementara itu, diakhir kegiatan yang bertemakan Gebyar Malangbong Masagi Panca Komara Desa digelar pula  jalan sehat sekaligus mengawinkan kegiatan dengan gerakan masyarakat sehat (Germas) yang digelar di empat titik se Kabupaten Garut dengan  memperesembahkan hadiah utama satu unit  Sepeda Motor dari Bupati Garut, serta seabreg hadiah dari berbagai seponsor dan para pengusaha Malangbong.

Dalam gelaran jalan sehat itu, ribuan warga Malangbong memadati alun-alun Malangbong guna mengikuti jalan sehat bersama Bupati Garut, para anggota Dewan asal Malangbong serta Forum Komunikasi Pimpinan ( Forkopin) Kecamatan Malngbong.

Salah seorang tokoh Malangbong sekaligus kepala UPT Pendidikan Kecamatan Malangbong Agus Atin, menyebutkan  setiap kegiatan jalan sehat yang digelar di alun-alun Malangbong seingatnya baru kali ini yang paling meriah dan semarak.

Dalam sambutannya, Bupati Garut H. Rudy Gunawan mengakui,  jalan sehat termeriah dan paling semarak adalah di Kecamatan Malangbong . Pujian Bupati itu cukup beralasan, saat menyaksikan  warga Malangbong terutama para pemuda di bawah Karang Taruna Kecamatan Malangbong, serta seluruh kepala Desa dan dinas intansi  bahu membahu terlibat aktif dalam mensukseskan sebuah konsep ” Malangbong Masagi Pancakomara Desa .”

Camat Malangbong, Teten Sundara, mengaku bangga atas suksesnya  Gebyar Malangbong Masagi Pancakomara Desa ini. Ia berharap semoga dapat terealisasikan dalam mewujudkan sebuah Desa yang mandiri guna mewujudkan Desa Membangun Indonesia.

Sementara konseptor ” Malangbong Masagi Pancakomara Desa sekaligus sekmat Malangbong Asep Adjun Wahyudin, mengatakan gelaran jalan sehat ini sengaja dikemas berbeda   dari biasanya.  Selain kegiatan berolah, raga melalui jalan sehat, ia mengajak warga Malangbong untuk menampilkan potensi desanya, baik seni budaya, olahraga, ekonomi, sumberdaya alam, dan sumberdaya manusia.

” Malangbong masagi (Mandiri) pengkuh agamanya, luhung ilmunya, Jembar budayanya, rancage gawena, didasari dengan silih asih, silih asah, silih asuh bertekad ingin mewujudkan Pemerintahan Desa yang sukses dalam segala bidang. Baik dalam segi pelayanan masyarakat, pembangunan, bidang ekonomi, pemanfaatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) serta mandiri. Dikemas dalam panca komara desa (panca mengandung artian lima, sedangkan komara  berarti dangiang, wibawa, bersinar). Panca Komara Desa  yaitu, Mairan Masyarakat ku Tatakrama, Kajembaran, Jeung Amanah Binarung ‘Profesional’. Ngawujudkeun Pamarentahan Desa Nu Nyongcolang na Sagala Widang. Sakumna Lembaga Desa Mibanda Guna. Widang Ekonomi Desa Nanjeur. Ngamangpaatkeun potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan SDM, “ beber Asep Ajun, berapi-api. (Taf Senopati /Adv.) ***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI