Garut Selatan Dikepung Banjir dan Longsor, Akses Jalan Terputus Puluhan Rumah Terendam

GARSEL, (GE).- Banjir bandang kembali menimpa Kabupaten Garut. Setelah wilayah perkotaan disapu Sungai Cimanuk, kini lima sungai di wilayah Garut Selatan kembali mengamuk. Akibatnya, sejumlah akses jalan putus, puluhan rumah terendam dan hektaran lahan pertanian terendam banjir. 

Kasi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, hujan deras terus mengguyur Kabupaten Garut sejak siang hari. Puncaknya sekira pukul 13.30 WIB beberapa sungai yang ada di wilayah Garut Selatan meluap. 

Menurut Tubagus, sedikitnya ada lima sungai yang meluap. Sungai tersebut adalah, Sungai Cikandang di Mekarmukti, Sungai Cikaengan di Kecamatan Peundeuy, Sungai Cipalebuh di Pameungpeuk, SUngai Cipasarangan di Cikelet dan Sungai Cikawung di Kecamatan Bungbulang. 

Akibat luapan sungai tersebut, Tubagus mengatakan Jembatan di Kampung Cibengang, Desa Hanjuang, Kecamatan Bungbulang terputus. Jembatan tersebut merupakan akses penghubung dua kecamatan di Garut Selatan yaitu Kecamatan Bungbulang dan Kecamatan Mekarmukti. 

“Jembatannya menghubungkan dua kecamatan. Yakni Bungbulang dan Mekarmukti. Saat ini tidak bisa dilintasi berbagai jenis kendaraan,” ucap Tubagus, Rabu (9/11/2016).  

Sementara itu, banjir bandang di Kampung Ciroyom, Desa Mekarjaya juga membuat sejumlah rumah warga tergenang. Sedikitnya ada 20 rumah warga yang terendam. Banjir kebanyakan menimpa sawah milik warga. 

Sementara itu, Camat Bungbulang, Drs Heri Hermawan  mengatakan kejadian tersebut bermula dari curah hujan dengan intensitas tinggi. Mengakibatkan sejumlah sungai meluap ke jalan, lahan pertanian dan pemukiman warga. 

Kerusakan terparah menimpa Jembatan yang lokasinya berada di Kampung Cibengang, Desa Hanjuang, Kecamatan Bungbulang. Akibatnya ada beberapa orang warga yang terjebak tak bisa melintas du jalan penghubung dua kecamatan tersebut. 

Menurutnya, ada empat desa yang ada diwilayah Kecamatan Bungbulang terkena dampak banjir bandang. Ia menyebutkan Desa Mekarjaya, Desa Hanjuang, Desa Cihikeu, dan Desa Mekarbakti terendam banjir setinggi 20-30 centi meter. 

“Padahal desa-desa tersebut jauh dari aliran sungai, mungkin hanya genangan air, karena derasnya hujan,” terangnya. 

Heri menambahkan, akibat banjir tersebut membuat beberapa insfrastruktur rusak, dan beluma ada laporan korban jiwa. Saat ini BPBD Kabupaten Garut telah terjun ke lokasi kejadian.

Bagi Anda yang akan berangkat ke wilayah Garut Selatan, sebaiknya hindari jalur berikut karena terjadi longsor. Berikut pantauan “GE” di lokasi kejadian. Jalan penghubung Dengan gaya ke Cideng tertimbun longsor tepat di Kampung Cilayu,  Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu. Selain itu akses dari Mekarmukti ke Bungbulang terputus di Kampung Cisarua, Desa Hanjuang, Kecamatan Bungbulang. Selain itu masih  banyak longsoran-longsoran lainnya di sejumlah ruas jalan di wilayah Garut Selatan. (Farhan SN)*** 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI