Gara-gara Menolak Diajak Mesum, PL Ini Kena Bogem Mentah Pengunjung

GARUT, (GE).- Nasib naas menimpa seorang Pemandu Lagu (PL) di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Cipanas, Tarogong kaler, Garut. Alih-alih mendapatklan tips atau saweran dari pengunjung, PL ini justeru mendapatkan perlakuan kasar dari pengunjung tempat hiburan tersebut.

Awalanya, kejadian pemukulan tersebut diduga terjadi saat Nanet Nurul alias Zanet(22) sang PL menolak ajakan seorang tamu untuk berkencan. Karena penolakan itulah tamu yang sudah terpengaruh miras melayangkan bogem mentah sebanyak tiga kali pada bagian mukanya.

“Pada saat kejadian saya hendak memesan makanan. Saat keluar room tiba-tiba dari room lain datang seorang lelaki dan menarik tangan serta mengajak masuk ke roomnya. Ajakan tersebut ditolak karena tengah melayani tamu lainnya,” ungkapnya, Sabtu (14/1/2017) malam.


Nanet mengungkapkan, dirinya tidak mengenal pelaku sebelumnya hanya ketemu pada saat kejadian. Namun pelaku juga sempat berkata kalau dirinya merupakan salah satu preman di kawasan Cipanas.

“Saya bisa bayar kamu jutaan rupiah jika mau melayani,” ujar Nanet menirukan suara pelaku.

Yang lebih mengherankan lagi, pada saat terjadi pemukulan tidak ada yang mau melerai. Bahkan para pegawai karaoke serta petugas keamanan hanya bisa melihat melongo menyaksikan kejadian itu.

” Petugas keamanan dan pegawai karaoke hanya bisa melihat, saat saya sedang dipukuli,” tukasnya.

Korban yang tidak terima perbuatan pelaku langsung melaporkannya pada pihak Kepolisian, Polsek Tarogong Kaler.

Kapolsek Tarogong Kaler, IPDA. Hilman Nugraha, membenarkan adanya laporan penganiayan terhadap seorang wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu.

“Korban mengaku kalau penganiayaan terjadi saat melayani tamu lain yang tengah berkaraoke. Namun saat hendak memesan minuman untuk menemui petugas karaoke, tiba-tiba dari room lain menarik tangan untuk melayani. Korban menolak keinginan pelaku,” ungkapnya.

Guna melengkapi berkas laporan pihaknya juga menganjurkan korban untuk diperiksa terlebih dahulu dan dilakukan visum.

” Kalu dilihat dari luka yang dialami korban pada wajah bagian mata memang ada luka lebam,” jelasnya. (Kim)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI