Gaji PNS Terlambat Dibayarkan, Ini Penyebabnya

GARUT, (GE).- Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Dinas Pendidikan Garut belum menerima gaji. Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku keterlambatan itu akibat perombakan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) di lingkungan Pemkab Garut.

Namun di sisi lain, transfer keuangan dari pusat pun mengalami keterlambatan. Berdasarkan surat edaran Kementrian Keuangan Republik Indonesia, pembayaran gaji PNS, TNI dan Polri untuk Bulan Januari 2017 baru ditransfer pada Selasa (3/1/2017).

Seorang PNS lingkungan Pemkab Garut, Suryati (58), mengaku dirinya belum mendapat gaji. Suryati menambahkan, ia biasa menerima gaji di awal bulan.


“Informasinya begitu, gaji baru akan cair pada tanggal 9 Januari 2017 nanti. Sama yang lain juga belum dapat,” tutur Suryati.

Menurut Suryati, penyebab gaji mengalami keterlambatan adalah adanya perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK).

“Kalau ditanya, bingung ya bingung, karena awal bulan itu harus memenuhi kebutuhan rumah tangga, membayar ini itu, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Selain gaji, keterlambatan juga terjadi pada Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan empat (IV) tahun 2016. Dari informasi yang diterimanya, tambah Suryati, keterlambatan itu diakibatkan oleh belum ada daftar normatif dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut ke Bank Jabar Banten (BJB).

Sementara itu, Ketua Serikat Guru Indonesia (Segi), Imam Taufik, mengatakan pemerintah saat ini sedang menunjukkan kebobrokannya. Menurutnya, dari pemerintah daerah sampai pemerintah pusat kinerja tata keuangannya sangat lemah. Jadi jika ada keterlambatan seperti ini dirinya sudah tak heran lagi.

Imam mengaku, meski dirinya menjadi korban penundaan gaji. Namun dirinya tak akan melakukan aksi unjuk rasa. Pasalnya, dengan aksi unjuk rasa pun pada akhirnya akan sia-sia.

“Lebih baik PNS yang tertunda gajinya doakan saja agar para pemimpin dibukakan mata hatinya. Gaji itu sudah menjadi hak jadi tak ada alasan pemerintah untuk menunda-nunda,” ungkap Imam, Rabu (4/1/2017).

Imam berharap, Pemkab Garut bisa bergerak cepat menuntaskan permasalahan ini. Pasalna, uang untuk gaji PNS itu sudah ada di kas daerah. Tinggal menunggu kesigapan Pemkab Garut bertindak. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI