Firman Resmi Dicopot Sebagai Kasatpol PP, Bupati Rudy: “Ini Bukan Karena Gagal Melaksanakan Tugas Menertibkan PKL”

PEMKAB, (GE).- Isu pencopotan Firman Karyadin dari jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol. PP) Garut akhirnya terbukti. Ini terjadi menyusul pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, di Aula Setda, Rabu pagi, (11/5/ 2016).

Tak seperti sebelumnya, Bupati Rudy Gunawan membantah pencopotan Firman dari jabatannya bukan karena kegagalannya melakukan tugas penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), melainkan karena kebutuhan semata. “Ini bukan pencopotan, Pak Firman itu kinerjanya bagus. Beberapa masalah diselesaikan dengan baik. Malangbong selesai dengan baik, beberapa tugas ia selesaikan dengan baik” kata Bupati, usai pelantikan.

Menurut Rudy, penggantian Kasatpol PP oleh Melenik berdasarkan pertimbangan karena banyaknya masalah yang dihadapi, seperti banyaknya kasus pertanahan dan penegakan Perda. “Untuk ini memang dibutuhkan Kasatpol PP yang luwes berkomunikasi. Dan Pak Melenik kami anggap tepat,” kilahnya.

Disinggung mengenai keharusan ijin Gubernur dalam pelantikan pejabat eselon II, Bupati menyebutkan telah sering konsultasi dengan Gubernur, jika hanya pergeseran pada level yang sama tidak harus ini Gubernur. “Itu tidak masalah, kan ini bukan promosi. Nah, kalau promosi, baru harus ada ijin,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati memang sempat berkali kali marah dan mengecam buruknya kinerja Kasatpol PP terkait dengan gagalnya menertibkan PKL di kawasan Pengkolan. Bahkan, saking seringnya simarahi Bupati, sehingga Firman pun pernah tidak mau mengangkat ketika di telpon Bupati. “Ya, memang saya waktu itu tidak mau angkat telpon Pak Bupati, karena pasti akan marah marah ke saya lagi. Untuk itu saya pasrah saja dengan segala konsekuensi yang akan diberikan ke saya,” kata Firman saat di pasar Pasopati, Selasa, (10/5).

(Slamet Timur).***